8 Cara Memulai Bisnis Cemilan di Sekolah yang Laris Manis

Apakah Anda tertarik untuk memulai bisnis Anda sendiri dan memiliki passion di bidang makanan? Memulai bisnis cemilan di sekolah bisa menjadi peluang yang tepat untuk Anda.

Dengan strategi dan produk yang tepat, Anda bisa menciptakan bisnis yang menguntungkan yang memenuhi kebutuhan dan preferensi siswa. Tapi dari mana Anda memulainya?

Namun, memulai bisnis cemilan di sekolah membutuhkan perencanaan dan eksekusi yang matang untuk memastikan kesuksesan. Mulai dari memahami target pasar Anda hingga mengembangkan proposisi penjualan yang unik, ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan.

Jika Anda telah mempertimbangkan untuk memulai bisnis jajanan sekolah tetapi tidak tahu harus mulai dari mana, artikel ini cocok untuk Anda.

Kami akan memandu Anda melalui langkah-langkah penting dan memberikan tips-tips berharga untuk membantu Anda memulai bisnis jajanan sekolah yang laris manis.

Dengan mengikuti saran kami, Anda bisa mengubah kecintaan Anda pada makanan menjadi usaha yang menguntungkan dan memuaskan hasrat para siswa yang lapar.

ketahui jenis cemilan yang disukai

Baca Juga : https://upgraded.id/bisnis-untuk-pelajar-modal-kecil

Ketahui Jenis Cemilan yang Disukai

Memulai bisnis cemilan di sekolah bisa menjadi usaha yang mengasyikkan, tetapi penting untuk mengetahui makanan ringan apa yang disukai orang sebelum terjun ke dalamnya.

Melakukan riset pasar dan memahami preferensi audiens target Anda dapat meningkatkan peluang sukses Anda. Berikut ini beberapa langkah untuk membantu Anda menentukan jajanan apa yang disukai orang sebelum memulai bisnis jajanan sekolah:

1. Lakukan Survei: Mulailah dengan melihat jenis cemilan yang banyak dibeli di sekolah Buatlah survei atau lakukan wawancara untuk mengumpulkan informasi tentang preferensi jajanan mereka.

Ajukan pertanyaan tentang camilan favorit mereka, pantangan makanan, dan camilan tertentu yang ingin mereka lihat tersedia di sekolah. Cemilan yang sedang naik daun juga bisa menjadi referensi bisnis yang tahan lama dan disukai banyak orang.

2. Mengamati Kebiasaan Jajan: Luangkan waktu di lingkungan sekolah dan amati murid-murid saat istirahat jajan. Catatlah makanan ringan yang mereka bawa dari rumah atau beli dari mesin penjual otomatis. Perhatikan jajanan yang populer dan tren di antara kelompok usia yang berbeda.

3. Menganalisis Tren Media Sosial: Platform media sosial dapat memberikan wawasan berharga tentang jajanan populer.  Ikuti tagar dan akun yang relevan yang berkaitan dengan jajanan sekolah dan amati jenis jajanan yang mendapat banyak interaksi dan umpan balik positif. Hal ini dapat memberi Anda gambaran tentang makanan ringan yang saat ini populer di kalangan audiens target Anda.

4.Uji Coba Makanan Ringan : Sebelum meluncurkan bisnis jajanan sekolah Anda sepenuhnya, pertimbangkan untuk melakukan uji coba. Tawarkan pilihan makanan ringan yang terbatas kepada sekelompok kecil siswa dan kumpulkan umpan balik tentang preferensi mereka.

Hal ini akan membantu Anda menyempurnakan menu makanan ringan dan memastikan bahwa Anda menawarkan makanan ringan yang diterima dengan baik.

lakukan survey secara langsung

Lakukan Survey Secara Langsung

Memulai bisnis cemilan sekolah bisa menjadi usaha yang menguntungkan, tetapi sebelum terjun ke dalamnya, penting untuk melakukan survei terhadap makanan ringan yang sudah tersedia di pasar.

Melakukan survei pasar secara menyeluruh akan membantu Anda memahami persaingan, mengidentifikasi celah potensial di pasar, dan memastikan bahwa penawaran makanan ringan Anda unik dan menarik bagi audiens target Anda.

Berikut adalah beberapa langkah yang harus diikuti saat melakukan survei makanan ringan di pasar sebelum memulai bisnis jajanan sekolah Anda:

1. Tentukan target audiens: Sebelum melakukan riset pasar, sangat penting untuk menentukan target audiens Anda. Apakah Anda menargetkan siswa sekolah dasar, siswa sekolah menengah, atau keduanya? Memahami kelompok usia, preferensi, dan pantangan makanan dari audiens target Anda akan memandu survei Anda dan membantu Anda menyesuaikan penawaran makanan ringan Anda.

2. Teliti kompetitor : Mulailah dengan meneliti makanan ringan yang sudah tersedia di pasar. Kunjungi sekolah-sekolah lokal, supermarket, dan toko serba ada untuk mengetahui jenis makanan ringan yang populer di kalangan siswa.

Perhatikan kemasan, harga, dan variasi makanan ringan yang tersedia. Catatlah celah atau area di mana Anda dapat menawarkan sesuatu yang unik.

3. Menganalisis data: Setelah Anda mengumpulkan tanggapan survei dan mengadakan kelompok fokus, analisis data untuk mengidentifikasi pola dan tren. Carilah preferensi umum dan rasa yang populer yang perlu dipertimbangkan.

Analisis ini akan membantu Anda menyempurnakan penawaran makanan ringan dan memastikan bahwa makanan ringan tersebut sesuai dengan preferensi audiens target Anda.

4. Teliti pemasok dan harga: Saat melakukan survei makanan ringan di pasar, teliti juga pemasok potensial dan harga mereka. Carilah pemasok yang menawarkan bahan-bahan berkualitas tinggi, harga yang kompetitif, dan pengiriman yang dapat diandalkan. Pertimbangkan untuk menghubungi pemasok untuk meminta sampel dan mengevaluasi rasa dan kualitas produk mereka.

5. Uji makanan ringan: Sebelum secara resmi meluncurkan bisnis jajanan sekolah Anda, sangat penting untuk menguji jajanan Anda dengan audiens target Anda.

Tawarkan sampel kepada siswa, guru, dan orang tua untuk mendapatkan umpan balik dan melakukan penyesuaian yang diperlukan. Langkah ini akan membantu Anda memastikan bahwa jajanan Anda diterima dengan baik dan memenuhi ekspektasi pelanggan.

tentukan modal yang diperlukan

Tentukan Modal yang Diperlukan

Memulai bisnis cemilan di sekolah dapat menjadi cara yang bagus untuk mendapatkan uang tambahan dan mendapatkan keterampilan kewirausahaan yang berharga.

Namun, sebelum terjun ke dalam usaha ini, penting untuk menentukan modal yang dibutuhkan untuk memastikan bisnis yang sukses dan menguntungkan.

Berikut adalah beberapa langkah untuk membantu Anda menghitung modal yang dibutuhkan sebelum memulai bisnis makanan ringan di sekolah:

1. Hitung Biaya: Tentukan biaya yang diperlukan untuk memulai dan menjalankan bisnis makanan ringan Anda. Ini termasuk biaya seperti bahan, kemasan, peralatan, dan materi pemasaran. Buatlah daftar semua barang yang Anda perlukan dan teliti harganya untuk mendapatkan perkiraan yang akurat.

2. Tentukan Kuantitas: Perkirakan jumlah makanan ringan yang Anda perlukan untuk diproduksi dan dijual setiap hari. Hal ini akan bergantung pada faktor-faktor seperti jumlah pelanggan dan durasi bisnis cemilan.

Hitung jumlah bahan yang dibutuhkan dan kalikan dengan jumlah hari yang Anda rencanakan untuk beroperasi untuk menentukan jumlah total yang dibutuhkan.

3. Tetapkan Harga: Tetapkan harga makanan ringan Anda yang akan menutupi biaya dan memberikan margin keuntungan yang masuk akal. Pertimbangkan harga makanan ringan serupa di pasar dan sesuaikan dengan harga yang sesuai. Penting untuk menjaga keseimbangan antara keterjangkauan harga bagi pelanggan dan keuntungan bagi bisnis Anda.

4. Pertimbangkan Biaya Lain-lain: Jangan lupa untuk memperhitungkan biaya lain-lain seperti biaya transportasi, wadah penyimpanan, dan dana darurat.

Pengeluaran tambahan ini sering kali diabaikan, tetapi sangat penting untuk menjalankan bisnis makanan ringan yang lancar dan sukses.

5. Buat Anggaran: Setelah Anda mengumpulkan semua informasi yang diperlukan, buatlah anggaran yang menguraikan perkiraan biaya dan proyeksi pendapatan.

Hal ini akan membantu Anda menentukan modal yang dibutuhkan untuk memulai bisnis makanan ringan dan memastikan bahwa Anda memiliki cukup dana untuk menutupi semua pengeluaran.

buat kemasan yang menarik

Buat Kemasan yang Menarik

Jika Anda berencana untuk memulai bisnis cemilan sekolah, salah satu aspek penting yang perlu Anda perhatikan adalah pengemasan. Kemasan produk Anda memainkan peran penting dalam menarik pelanggan dan memberikan kesan yang mendalam. Berikut adalah beberapa langkah untuk membuat kemasan menarik yang akan membantu bisnis jajanan sekolah Anda menonjol:

1. Pahami Target Audiens: Sebelum mendesain kemasan Anda, penting untuk memahami target audiens Anda. Pertimbangkan kelompok usia, preferensi, dan minat siswa yang Anda targetkan. Pengetahuan ini akan membantu Anda membuat kemasan yang menarik bagi mereka dan menarik perhatian mereka.

2. Pilih Warna dan Grafik yang Menarik: Warna dan grafik pada kemasan Anda harus menarik secara visual dan selaras dengan identitas merek Anda. Gunakan warna-warna cerah dan cerah yang membangkitkan rasa gembira dan menyenangkan.

Sertakan ilustrasi atau gambar yang menarik yang mencerminkan sifat makanan ringan Anda dan beresonansi dengan audiens target Anda.

3. Jaga agar tetap sederhana dan jelas: Meskipun penting untuk membuat kemasan yang menarik secara visual, namun sama pentingnya untuk membuatnya tetap sederhana dan jelas.

Hindari mengacaukan kemasan dengan terlalu banyak informasi atau desain yang rumit. Jaga agar pesan tetap ringkas dan mudah dimengerti, sehingga pelanggan dapat dengan cepat mengidentifikasi makanan ringan Anda.

4. Pertimbangkan Bahan Kemasan: Selain desain, pilihan bahan kemasan juga penting. Pilihlah bahan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan jika memungkinkan. Hal ini tidak hanya sesuai dengan tren konsumen saat ini tetapi juga menunjukkan komitmen Anda terhadap lingkungan. Pilihlah bahan yang tahan lama dan dapat melindungi makanan ringan Anda dari kerusakan selama pengangkutan dan penyimpanan.

5. Memasukkan Elemen Branding: Kemasan Anda harus menjadi perpanjangan dari identitas merek Anda. Sertakan logo, nama merek, dan tagline Anda pada kemasan untuk membangun pengenalan merek. Konsistensi di semua materi pemasaran Anda, termasuk kemasan, akan membantu menciptakan kehadiran merek yang kuat dan membangun kepercayaan di antara konsumen.

6. Uji dan Perbaiki: Setelah Anda mendesain kemasan, penting untuk mengujinya sebelum meluncurkan bisnis jajanan sekolah Anda. Kumpulkan umpan balik dari calon pelanggan, teman, dan keluarga untuk mengukur reaksi mereka dan melakukan perbaikan yang diperlukan.

Pertimbangkan untuk mengadakan kelompok fokus atau survei untuk mendapatkan wawasan yang berharga dan menyempurnakan kemasan Anda.

lakukan promosi produk

Lakukan Promosi Produk

Memulai bisnis cemilan di sekolah bisa menjadi usaha yang menarik, tetapi penting untuk mempromosikan produk Anda secara efektif untuk menarik pelanggan.

Berikut ini beberapa langkah untuk membantu Anda mempromosikan bisnis makanan ringan dengan sukses sebelum meluncurkannya di sekolah:

1. Kenali target audiens: Sebelum mempromosikan bisnis makanan ringan Anda, sangat penting untuk memahami siapa target audiens Anda. Apakah Anda menargetkan siswa, guru, atau keduanya? Mengetahui target audiens Anda akan membantu Anda menyesuaikan upaya promosi dan menjangkau orang yang tepat.

2. Buat rencana pemasaran: Kembangkan rencana pemasaran yang komprehensif yang menguraikan strategi promosi Anda. Pertimbangkan saluran yang akan Anda gunakan, seperti media sosial, poster, brosur, atau promosi dari mulut ke mulut. Tetapkan tujuan dan sasaran yang jelas untuk kampanye promosi Anda untuk mengukur keberhasilannya.

3. Bangun identitas merek: Buatlah identitas merek yang unik untuk bisnis makanan ringan Anda. Ini termasuk membuat nama yang menarik, mendesain logo, dan mengembangkan cerita merek.

Identitas merek yang kuat akan membantu Anda menonjol dari para pesaing dan meninggalkan kesan mendalam bagi calon pelanggan.

4. Memanfaatkan media sosial: Manfaatkan kekuatan platform media sosial seperti Instagram, Facebook, dan Twitter untuk mempromosikan bisnis makanan ringan Anda.

Buat konten yang menarik, bagikan foto-foto makanan ringan Anda yang menggugah selera, dan berinteraksi dengan audiens target Anda. Ajak teman dan keluarga Anda untuk membagikan postingan Anda untuk memperluas jangkauan.

5. Tawarkan sampel gratis: Orang-orang menyukai sampel gratis, terutama dalam hal makanan. Tawarkan sampel gratis makanan ringan Anda kepada teman sekelas, guru, dan anggota staf. Ini akan memberi mereka rasa dari apa yang Anda tawarkan dan membantu menghasilkan buzz dan referensi dari mulut ke mulut.

6. Buat visual yang menarik: Rancang poster, brosur, dan spanduk yang menarik untuk mempromosikan bisnis makanan ringan Anda. Gunakan warna-warna cerah, gambar makanan ringan yang menggugah selera, dan judul yang menarik untuk menarik perhatian. Pajang visual ini di area yang ramai dikunjungi di sekolah, seperti lorong dan papan pengumuman kantin.

7. Kumpulkan umpan balik pelanggan: Setelah Anda mulai menjual makanan ringan Anda, doronglah pelanggan untuk memberikan umpan balik.

Hal ini dapat membantu Anda meningkatkan produk Anda dan mengidentifikasi area yang bisa dikembangkan. Ulasan dan testimoni positif juga dapat digunakan sebagai bahan promosi di masa depan.

mulai jualan cemilan

Mulai Jualan Cemilan

Apakah Anda ingin mendapatkan uang tambahan saat masih bersekolah? Menjual cemilan di sekolah bisa menjadi cara yang bagus untuk menghasilkan uang dan memuaskan keinginan teman sekelas Anda. Berikut ini adalah panduan langkah demi langkah tentang cara memulai berjualan makanan ringan di sekolah:

1. Pelajari Peraturan dan Tata Tertib Sekolah:

Sebelum Anda mulai menjual makanan ringan di sekolah, penting untuk membiasakan diri Anda dengan peraturan atau regulasi yang mungkin dimiliki sekolah Anda mengenai penjualan barang di kampus.

Beberapa sekolah mungkin memiliki pedoman khusus tentang apa yang dapat dijual, di mana dapat dijual, dan kapan dapat dijual. Pastikan Anda mematuhi peraturan ini untuk menghindari masalah.

2. Tentukan Harga:

Tentukan harga untuk makanan ringan Anda. Pertimbangkan faktor-faktor seperti biaya pembelian makanan ringan, biaya tambahan seperti pengemasan atau materi pemasaran, dan margin keuntungan yang ingin Anda hasilkan.

Anda mungkin juga ingin menawarkan penawaran atau diskon khusus untuk menarik lebih banyak pelanggan, seperti paket kombo atau program loyalitas..

3. Sediakan Layanan Pelanggan yang Sangat Baik:

Untuk membangun basis pelanggan setia, penting untuk menyediakan layanan pelanggan yang sangat baik. Bersikaplah ramah, mudah didekati, dan penuh perhatian terhadap kebutuhan pelanggan Anda.

Tawarkan rekomendasi, jawab setiap pertanyaan yang mungkin mereka miliki, dan tangani transaksi secara efisien. Sikap positif dan ramah akan membuat pelanggan kembali lagi.

4. Pantau Inventaris dan Keuangan

Catatlah inventaris dan keuangan Anda untuk memastikan kelancaran operasional. Catatlah makanan ringan yang Anda miliki, makanan ringan yang cepat terjual, dan makanan ringan yang tidak laku.

Ini akan membantu Anda membuat keputusan yang tepat tentang makanan ringan mana yang harus diisi ulang dan mana yang harus diganti. Selain itu, catat juga pemasukan dan pengeluaran Anda untuk mengetahui profitabilitas dan melakukan penyesuaian sesuai kebutuhan.

5. Beradaptasi dan berinovasi

Ketika Anda terus menjual makanan ringan di sekolah, bersikaplah terbuka terhadap umpan balik dan beradaptasi dengan perubahan tren atau preferensi.

Perhatikan apa yang laku dan apa yang tidak laku, dan sesuaikan penawaran makanan ringan Anda. Pertimbangkan untuk memperkenalkan makanan ringan baru atau makanan spesial musiman agar menu Anda tetap segar dan menarik. Dengan tetap fleksibel dan inovatif, Anda dapat mempertahankan bisnis penjualan makanan ringan yang sukses di sekolah.

hitung keuntungan yang didapatkan

Hitung Keuntungan yang Didapatkan

Menjalankan bisnis makanan ringan sekolah dapat menjadi usaha yang menyenangkan dan bermanfaat bagi siswa. Tidak hanya memberikan kesempatan untuk belajar tentang kewirausahaan dan manajemen keuangan, tetapi juga memungkinkan siswa untuk mendapatkan uang tambahan.

Salah satu aspek penting dalam mengelola bisnis adalah menghitung keuntungan yang diperoleh. Dengan memahami cara menghitung keuntungan, siswa dapat mengukur keberhasilan bisnis makanan ringan mereka dan membuat keputusan yang tepat untuk pertumbuhan di masa depan. Berikut adalah panduan langkah demi langkah tentang cara menghitung keuntungan yang diperoleh dari bisnis jajanan sekolah:

1. Tentukan Harga Pokok Penjualan

Langkah pertama adalah menghitung harga pokok penjualan jajanan. Ini termasuk biaya pembelian bahan atau jajanan yang sudah dikemas, serta bahan pengemasan atau biaya lain yang terkait langsung dengan produksi jajanan. Jumlahkan semua biaya ini untuk menemukan total HPP.

2. Hitung Pendapatan

Selanjutnya, tentukan total pendapatan yang dihasilkan dari penjualan makanan ringan. Hal ini dapat dilakukan dengan mengalikan harga jual setiap makanan ringan dengan jumlah makanan ringan yang terjual.

3. Kurangi Harga Pokok Penjualan dari Pendapatan:

Untuk menghitung laba kotor, kurangi HPP dari total pendapatan. Ini akan memberi Anda gambaran tentang berapa banyak uang yang tersisa setelah menutupi biaya langsung yang terkait dengan produksi makanan ringan. 

4. Pertimbangkan Biaya Lain

Selain biaya langsung, mungkin ada biaya lain yang perlu dipertimbangkan, seperti bahan pemasaran, peralatan, atau biaya transportasi. Kurangi biaya tambahan ini dari laba kotor untuk menghitung laba bersih.

5. Hitung Laba Bersih

Untuk menentukan laba bersih, kurangi semua biaya tambahan dari laba kotor. Ini akan memberi Anda jumlah akhir keuntungan yang diperoleh dari bisnis jajanan sekolah.

evaluasi hasil bisnis cemilan di sekolah

Evaluasi Hasil Bisnis Cemilan di Sekolah

Memulai bisnis makanan ringan sekolah dapat menjadi usaha yang menguntungkan, terutama mengingat permintaan yang terus meningkat akan makanan ringan yang lezat dan nyaman di kalangan siswa.

Namun, sebelum terjun ke dalam peluang bisnis ini, penting untuk mengevaluasi kelayakan dan potensi keberhasilan usaha Anda. Berikut adalah beberapa faktor utama yang perlu dipertimbangkan saat mengevaluasi bisnis jajanan sekolah.

Menilai Permintaan Pelanggan Potensial

Evaluasi permintaan makanan ringan di komunitas sekolah. Pertimbangkan faktor-faktor seperti jumlah siswa, kelompok usia mereka, dan frekuensi pembelian makanan ringan.

Selain itu, analisis juga daya beli siswa dan kesediaan mereka untuk membelanjakan uangnya untuk makanan ringan. Lakukan survei atau wawancara untuk mengumpulkan umpan balik dari siswa untuk memahami preferensi mereka dan mengidentifikasi kesenjangan di pasar yang dapat Anda isi.

Ciptakan Menu yang Unik dan Menarik

Untuk sukses dalam bisnis jajanan sekolah, Anda perlu menawarkan menu yang menarik bagi target audiens. Buatlah berbagai pilihan makanan ringan yang memenuhi selera dan kebutuhan diet yang berbeda.

Pertimbangkan untuk menawarkan alternatif sehat dari jajanan tradisional, karena sekolah sering kali mendorong pilihan yang bergizi. Selain itu, pastikan camilan Anda menarik secara visual dan dikemas dengan menarik untuk menarik perhatian siswa.

Evaluasi Biaya dan Profitabilitas

Hitung biaya awal yang dibutuhkan untuk mendirikan bisnis jajanan sekolah Anda. Ini termasuk biaya seperti peralatan, bahan, pengemasan,  danpemasaran.

Evaluasi potensi profitabilitas bisnis Anda dengan memperkirakan volume penjualan, strategi penetapan harga, dan margin keuntungan. Penting untuk memastikan bahwa harga Anda kompetitif namun tetap memberikan keuntungan yang masuk akal.

Kembangkan Strategi Pemasaran dan Distribusi

Buat strategi pemasaran yang komprehensif untuk mempromosikan bisnis jajanan sekolah Anda. Pertimbangkan berbagai saluran seperti media sosial, buletin sekolah, dan brosur untuk menjangkau audiens target Anda.

Selain itu, tentukan metode distribusi yang paling efisien dan nyaman. Apakah Anda akan menjual langsung ke siswa saat istirahat atau bekerja sama dengan administrasi sekolah untuk menyiapkan area penjualan khusus? Strategi distribusi harus nyaman bagi Anda dan siswa..

Annisa Ismi, Penulis Konten Profesional yang berpengalaman 3+ tahun dalam dunia kepenulisan dan berdedikasi di Upgraded.id. Kemampuan utama, SEO dan Content Writing.

You might also like