Cara Menjadi Pembawa Acara yang Seru dan Profesional

Pernahkah Anda menghadiri sebuah acara di mana pembawa acara mampu membuat para hadirin tetap terlibat dan terhibur sambil tetap mempertahankan profesionalisme? Menjadi pembawa acara bukanlah tugas yang mudah, karena membutuhkan keseimbangan kepribadian dan karisma.

Menjadi pembawa acara adalah peran bergengsi yang membutuhkan keterampilan dan kepercayaan diri tingkat tinggi. Baik Anda menjadi pembawa acara pernikahan, konferensi, atau acara amal, Anda harus mampu memikat para hadirin dan menjaga agar acara tetap berjalan dengan lancar.

Jika Anda ingin menjadi pembawa acara yang sukses, ada beberapa tips dan trik tertentu yang dapat Anda ikuti untuk memastikan bahwa Anda menyenangkan dan profesional.

Dengan mengikuti panduan ini, Anda akan dapat meninggalkan kesan yang mendalam bagi para hadirin dan membuat acara tersebut menjadi acara yang tak terlupakan.

keuntungan menjadi pembawa acara

Baca Juga : Rekomendasi Pekerjaan Sampingan yang Menguntungkan

Keuntungan Menjadi Pembawa Acara Sebagai Pekerjaan Sampingan

Pembawa acara menjadi salah satu bagian penting dalam acara yang menarik, baik untuk kegiatan formal dan non formal, keberadaan individu yang dapat mengatur acara dengan baik dan menjadikan acara yang seru menjadi sebuah keharusan.

Sehingga tidak mengherankan apabila pembawa acara menjadi salah satu individu yang banyak dicari dalam memandu acara, apalagi jika anda telah memiliki koneksi yang luas serta kemampuan berbicara yang baik sehingga disukai banyak orang.

Tidak hanya itu, menjadi pembawa sebagai pekerjaan sampingan juga memberikan banyak keuntungan yang tidak ditemukan di pekerjaan yang lain.

1. Mengasah Kemampuan Berbicara

Keuntungan pertama dari menjadi pembawa acara mendapatkan kesempatan untuk mengasah kemampuan berbicara yang baik di depan banyak orang. Hal ini dikarenakan anda perlu membawa suasana menjadi lebih menyenangkan sehingga peserta atau penonton menikmati acara dari awal sampai akhir dengan gembira.

Tidak hanya itu, apabila anda menjadi pembawa acara untuk acara formal, anda juga perlu mengasah kemampuan berbicara dengan istilah tertentu serta menghafalkan berbagai nama orang penting, sehingga mereka merasa dihormati dengan baik.

Namun, memiliki kemampuan berbicara yang baik tidak muncul begitu saja, namun perlu diasah sejak dini, sehingga kemampuan anda terus meningkat dengan baik secara terus menerus.

2. Memiliki Koneksi yang Luas

Saat anda memiliki tugas untuk memandu acara, maka anda memiliki kesempatan untuk bertemu banyak orang dari berbagai latar belakang yang berbeda. Hal ini tentunya akan menguntungkan anda untuk memiliki koneksi yang luas sehingga membuka kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan baru di tempat yang lebih baik.

Apalagi jika anda berhasil memandu acara dengan baik dan tidak terasa membosankan, tentunya ini akan menjadi nilai tambah bagi anda untuk mendapatkan kesempatan bekerja di acara lain yang lebih bergengsi agar lebih dikenal banyak orang.

3. Pekerjaan Sampingan yang Menguntungkan dan Fleksibel

Kegiatan formal atau non formal biasanya dilakukan di malam hari atau hari libur, sehingga ini akan menguntungkan bagi pembawa acara untuk menjadikannya pekerjaan sampingan yang menguntungkan.

Dimana anda bisa mengambil pekerjaan tersebut setelah pulang kerja atau saat hari libur sehingga tidak mengganggu pekerjaan, namun anda tetap bisa menghasilkan pendapatan tambahan dari pekerjaan sampingan yang dimiliki.

Tidak hanya itu, pembawa acara biasanya memiliki rentang harga yang berbeda, tergantung dari jam terbang, pengalaman, serta jenis acara yang dibawakan, sehingga anda mungkin akan mendapatkan penghasilan tambahan yang menguntungkan bahkan lebih besar dibandingkan pekerjaan utama yang dimiliki.

cara menjadi pembawa acara

Cara Menjadi Pembawa Acara yang Seru dan Profesional

Menjadikan pembawa acara sebagai pekerjaan sampingan merupakan pilihan terbaik karena pendapatan yang bergantung pada pengalaman serta kegiatannya bisa dilakukan di waktu luang.

Meskipun begitu, untuk menjadi pembawa acara yang seru dan profesional, anda perlu memiliki beberapa kemampuan khusus agar dapat memandu acara dengan baik serta memiliki koneksi yang luas agar dapat diundang ke berbagai acara.

Karenanya berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menjadi pembawa acara yang seru dan profesional sebagai pekerjaan sampingan yang menguntungkan.

1. Memiliki Kemampuan Public Speaking yang Baik

Langkah pertama yang bisa dilakukan untuk menjadi pembawa acara adalah memiliki kemampuan public speaking yang baik, sehingga kehadiran anda di depan panggung dapat menarik perhatian audience sehingga anda dapat memandu acara dengan baik.

Anda bisa memulai belajar public speaking dengan mengikuti kursus khusus sehingga anda akan mendapatkan bimbingan dari ahlinya untuk menjadi pembawa acara yang baik.

Tidak hanya itu, rajin mengikuti berbagai seminar atau workshop mengenai public speaking untuk menjadi pembawa acara yang baik akan membuka kesempatan bagi anda untuk meningkatkan kemampuan berbicara di depan umum serta mengenal orang baru dari berbagai latar belakang sehingga membangun koneksi baru.

Anda juga bisa melatih kemampuan public speaking dengan baik melalui mencoba mengobrol dengan orang dari berbagai latar belakang dan usia sehingga anda lebih mudah mengidentifikasi audience saat memandu acara tertentu.

2. Rias Diri dengan Baik

Selain memiliki kemampuan berbicara yang baik, mempunyai penampilan yang segar juga dapat menarik perhatian audience untuk memerhatikan anda dari awal sampai akhir. Sehingga penting bagi seorang pembawa acara untuk memperhatikan penampilan dengan merias diri dengan baik sebelum tampil di depan banyak orang.

Anda bisa memulainya dengan memerhatikan baju yang akan dipakai saat memandu acara yang tentunya disesuaikan dengan jenis acara yang dimiliki.

Apabila anda akan memandu acara di acara formal, maka anda bisa menggunakan jenis pakaian formal. seperti jas dan kemeja untuk pria dan dress untuk wanita, pastikan juga untuk menyesuaikan dengan tema warna sehingga pakaian anda terlihat serasi dan menonjol.

Namun, apabila anda tampil di acara non formal, seperti acara ulang tahun atau ramah tamah, maka anda bisa menggunakan pakaian yang lebih santai namun tetap menyesuaikan dengan tema acara yang dimiliki.

Agar gaya berpakaian anda tetap menyesuaikan gaya masa kini, maka anda bisa menyediakan waktu untuk mencari gaya terbaru di internet atau sosial media agar pilihan baju yang anda miliki tidak ketinggalan jaman.

Anda juga bisa mencari baju dengan gaya terkini dengan mengunjungi pameran baju bekas atau mencari baju yang pernah digunakan oleh orang lain namun masih memiliki gaya yang bagus dan sesuai kebutuhan acara.

Tidak hanya itu, anda juga bisa merias diri anda dengan kosmetik tertentu, sehingga penampilan anda terasa lebih segar dan membuat penonton tertarik untuk memerhatikan acara yang anda miliki.

Sediakan juga waktu untuk berolahraga sehingga anda memiliki stamina yang baik untuk memandu acara dari awal hingga akhir dengan baik tanpa terasa kelelahan.

3. Ambil Kesempatan Menjadi Pembawa Acara

Saat menjadi pembawa acara pemula, anda mungkin tidak memiliki kesempatan untuk tampil di depan banyak orang karena kurangnya koneksi yang dimiliki.

Sehingga untuk menambah pengalaman sebagai pembawa acara, maka anda bisa memulainya untuk mengambil berbagai kesemaptan menjadi pembawa acara di berbagai kegiatan secara gratis.

Meskipun anda perlu berjuang di awal, namun dengan membangun koneksi dan jam terbang yang tinggi, maka akan membuka peluang anda untuk menjadi pembawa acara yang profesional dengan hasil yang lumayan.

Anda juga bisa menawarkan diri anda untuk memandu acara secara gratis dengan membagikan pengumuman tersebut di sosial media sehingga menjangkau lebih banyak orang.

Jam terbang yang bertambah berkat pengalaman memandu acara di berbagai kegiatan juga dapat membuka peluang bagi anda untuk mengevaluasi kekurangan sebagai pembawa acara baru serta membuka koneksi ke kalangan yang lebih luas. 

4. Pelajari Latar Belakang Acara dan Audience

Sebagai pembawa acara profesional, anda tentunya akan menghadapi berbagai acara yang berbeda, baik kegiatan formal dan non formal serta latar belakang audience yang beragam.

Sehingga penting bagi anda untuk mempelajari latar belakang acara dan audience sebelum memulai untuk memandu acara dengan baik. Anda bisa memulainya dengan bertanya kepada penyelenggara acara mengenai jenis acara yang dilakukan sehingga anda mendapatkan informasi yang beragam dan lebih dalam.

Hubungi penyelenggara acara dan mintalah informasi atau wawasan yang relevan tentang acara dan audiens. Mereka dapat memberi Anda informasi latar belakang yang berharga, seperti pembicara utama, tamu istimewa, dan pengumuman penting atau kejutan yang direncanakan untuk acara tersebut.

Membangun hubungan yang baik dengan penyelenggara juga dapat membantu Anda lebih memahami tujuan dan sasaran acara secara keseluruhan. Luangkan juga waktu untuk meneliti tujuan, sejarah, dan pentingnya acara tersebut. Pahami mengapa acara tersebut diadakan, siapa penyelenggaranya, dan apa yang ingin mereka capai.

Hal ini akan memberi pemahaman yang lebih baik tentang nada dan tema acara, dan membantu mempersiapkan sambutan dan perkenalan yang tepat. Pelajari sebanyak mungkin tentang audiens yang akan menghadiri acara tersebut. Pertimbangkan demografi audiens, minat mereka, dan harapan mereka terhadap acara tersebut.

Hal ini akan memungkinkan untuk menyesuaikan pidato dan interaksi agar beresonansi dengan audiens dan menciptakan pengalaman yang lebih menarik dan berkesan.

Jika memungkinkan, hadiri pertemuan atau latihan pra-acara untuk mengetahui alur acara dan logistik. Hal ini akan memberikan kesempatan untuk bertemu dengan para pemangku kepentingan utama, membiasakan diri dengan tempat acara, dan merasakan atmosfer serta ekspektasi untuk acara tersebut.

Hal ini juga akan memungkinkan Anda untuk menyampaikan kekhawatiran atau pertanyaan yang mungkin Anda miliki sebelum acara dimulai. Tidak hanya itu, saat hari penyelenggaraan acara, anda bisa secara cepat melihat audience yang datang sehingga bisa menyesuaikan gaya yang sesuai dengan penonton.

5. Lakukan Interaksi dengan Audience

Apabila Anda terpilih menjadi pembawa acara untuk suatu acara, salah satu tanggung jawab utama adalah berinteraksi dengan para hadirin dan membuat mereka tetap terlibat selama acara berlangsung.

Apakah Anda menyelenggarakan pernikahan, acara perusahaan, penggalangan dana amal, atau jenis acara lainnya, berikut ini adalah beberapa kiat tentang cara berinteraksi dengan hadirin secara efektif:

Sebelum acara, luangkan waktu untuk meneliti dan memahami demografi dan preferensi audiens. Hal ini akan membantu menyesuaikan interaksi agar sesuai dengan minat mereka dan melibatkan mereka secara lebih efektif.

Anda juga bisa memandu acara dengan baik menggunakan parodi yang menyenangkan namun tidak menyinggung orang lain. Bagikan beberapa lelucon atau anekdot yang ringan untuk membuat mereka merasa nyaman dan menciptakan suasana yang bersahabat di dalam ruangan.

Dorong partisipasi audiens dengan mengajukan pertanyaan terbuka yang berkaitan dengan tema acara. Hal ini tidak hanya akan membuat mereka tetap terlibat, tetapi juga membuat mereka merasa menjadi bagian dari percakapan.

Saat berbicara dengan audiens, pastikan untuk melakukan kontak mata dengan individu yang berbeda dalam kerumunan. Hal ini akan menciptakan rasa keterkaitan dan keterlibatan, membuat mereka merasa lebih terlibat dalam apa yang Anda katakan.

Jika ada sukarelawan atau peserta yang terlibat dalam acara tersebut, pastikan untuk berinteraksi dengan mereka dan berikan penghargaan kepada mereka. Hal ini akan membuat mereka merasa dihargai dan diapresiasi, serta mendorong para hadirin untuk terlibat dengan mereka juga.

Selama acara berlangsung, pastikan untuk tetap terlibat dengan audiens dengan secara aktif mendengarkan tanggapan dan reaksi mereka. Sesuaikan nada dan pendekatan Anda berdasarkan umpan balik mereka agar mereka tetap tertarik dan terlibat.

6. Jelaskan Tujuan Acara ke Audience

Sebagai pembawa acara, Anda bertanggung jawab untuk tidak hanya menjaga agar acara berjalan dengan lancar, namun juga memastikan bahwa tujuan acara dikomunikasikan secara efektif kepada hadirin. Baik Anda menyelenggarakan konferensi, gala, penggalangan dana, atau jenis acara lainnya, berikut ini adalah beberapa tips tentang cara menjelaskan tujuan acara kepada hadirin:

Sebagai pembawa acara, kesan pertama yang Anda berikan sangatlah penting. Mulailah dengan memberikan sambutan yang hangat dan ramah kepada para hadirin. Berterima kasihlah kepada mereka atas kehadirannya dan buatlah suasana yang positif untuk acara tersebut.

Jika acara tersebut memiliki tema atau fokus tertentu, pastikan untuk memperkenalkannya sejak awal. Jelaskan bagaimana tema tersebut berhubungan dengan tujuan acara dan mengapa tema tersebut penting. Hal ini akan membantu audiens memahami konteks dan pentingnya acara tersebut.

Jelaskan dengan jelas tujuan acara kepada audiens. Apakah itu untuk meningkatkan kesadaran akan suatu tujuan, merayakan pencapaian, atau mengedukasi para peserta, pastikan untuk menjelaskan mengapa tujuan tersebut penting dan bagaimana tujuan tersebut akan dicapai selama acara berlangsung.

Jika acara tersebut terkait dengan tujuan atau organisasi tertentu, bagikan kisah sukses atau kesaksian yang menggambarkan dampak dari pekerjaan yang dilakukan. Hal ini akan membantu audiens terhubung secara emosional dengan tujuan acara dan memahami pentingnya dukungan mereka.

Akhiri penjelasan dengan memberikan ajakan untuk bertindak kepada audiens. Apakah itu untuk menyumbang, menjadi sukarelawan, menyebarkan kesadaran, atau melakukan tindakan lain, pastikan untuk memotivasi audiens agar terlibat dan mendukung tujuan acara.

Sepanjang penjelasan tentang tujuan acara, pastikan untuk menjadi menarik dan otentik. Gunakan kepribadian dan karisma Anda untuk terhubung dengan audiens dan membuat mereka merasa terlibat dalam acara tersebut. Dengan bersikap tulus dan bersemangat, Anda akan menginspirasi orang lain untuk bergabung dan mendukung tujuan acara.

Ingatlah, sebagai pembawa acara, peran Anda bukan hanya untuk menghibur para hadirin, namun juga untuk memberi informasi dan menginspirasi mereka. Dengan menjelaskan tujuan acara secara efektif, Anda dapat melibatkan hadirin dan menciptakan pengalaman yang berkesan dan berdampak bagi semua orang yang terlibat. 

7. Bawa Acara Menjadi Lebih Menyenangkan

Menjadi pembawa acara di sebuah acara bisa menjadi pekerjaan yang menyenangkan dan bermanfaat, namun terkadang sulit untuk menjaga tingkat energi dan kegembiraan tetap tinggi selama acara berlangsung.

Jika Anda ingin menghadirkan lebih banyak kesenangan dalam acara sebagai pembawa acara, berikut ini adalah beberapa kiat untuk membantu membuat hadirin tetap terlibat dan terhibur:

Salah satu cara untuk membuat acara lebih menyenangkan adalah dengan memasukkan permainan dan aktivitas interaktif yang melibatkan hadirin. Anda bisa mengadakan permainan trivia, perburuan barang bekas, atau bahkan tarian untuk membuat para hadirin terlibat dan bersemangat.

Menyuntikkan rasa humor dan kecerdasan ke dalam pembawa acara Anda dapat membantu meringankan suasana hati dan membuat para hadirin terhibur. Pertimbangkan untuk menceritakan lelucon, menggunakan permainan kata-kata, atau terlibat dalam hiburan lucu dengan penonton untuk menjaga suasana tetap ringan dan menyenangkan.

Melibatkan audiens dan mendorong partisipasi dapat membuat acara menjadi lebih menyenangkan bagi semua orang yang terlibat. Entah itu membuat penonton meneriakkan tanggapan, bergabung dalam aktivitas kelompok, atau berpartisipasi dalam bernyanyi bersama, melibatkan penonton dapat menambahkan elemen yang menyenangkan dan interaktif pada acara tersebut.

Sebagai pembawa acara, penting untuk menjaga tingkat energi tetap tinggi selama acara berlangsung. Bersikaplah antusias, energik, dan ceria dalam penyampaian Anda untuk membantu menjaga audiens tetap terlibat dan bersemangat. 

8. Perhatikan Intonasi Berbicara

Menguasai intonasi bicara adalah keterampilan utama bagi setiap pembawa acara. Intonasi mengacu pada naik turunnya nada suara saat berbicara, dan ini dapat sangat memengaruhi cara dipahami oleh audiens.

Dengan memperhatikan intonasi bicara, Anda dapat melibatkan audiens dengan lebih baik, menyampaikan pesan secara efektif, dan meninggalkan kesan abadi sebagai pembawa acara yang terampil.

Sebelum setiap acara atau keterlibatan berbicara, luangkan waktu untuk menghangatkan suara. Hal ini dapat membantu meningkatkan jangkauan dan kontrol vokal, sehingga dapat memodulasi intonasi secara lebih efektif selama pidato.

Membuat variasi intonasi bukan hanya tentang mengubah nada suar. Hal ini juga melibatkan penggunaan jeda dan penekanan untuk menyoroti poin-poin penting dalam pidato.

Dengan berhenti sejenak sebelum atau sesudah frasa penting, Anda dapat menarik perhatian dan membuatnya lebih mudah diingat oleh audiens. Perhatikan juga bagaimana pembicara lain menggunakan intonasi dalam pidato mereka. Perhatikan bagaimana mereka memodulasi nada mereka untuk menyampaikan emosi yang berbeda atau menekankan kata-kata tertentu.

Dengan mendengarkan dan mempelajari pembicara lain, Anda dapat mempelajari teknik-teknik yang berharga untuk meningkatkan kemampuan intonasi sendiri. Salah satu cara terbaik untuk meningkatkan intonasi bicara adalah dengan merekam diri sendiri saat berbicara dan mendengarkannya kembali.

Hal ini akan membantu mengidentifikasi area di mana Anda dapat meningkatkan kemampuan Anda, seperti menambahkan lebih banyak variasi pada nada atau menggunakan jeda secara lebih efektif.

Dengan merekam dan mendengarkan diri sendiri secara teratur, Anda dapat melacak kemajuan dan melakukan penyesuaian sesuai kebutuhan. Jangan takut untuk meminta umpan balik dari orang lain tentang intonasi Anda. Ini bisa berasal dari kolega, teman, atau bahkan pelatih pidato profesional.

Umpan balik yang konstruktif dapat membantu Anda mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki dan memberikan wawasan berharga tentang cara meningkatkan keterampilan intonasi.

9. Tingkatkan Wawasan yang Lebih Luas

Menjadi pembawa acara adalah peran yang menantang namun bermanfaat. Anda bertanggung jawab untuk mengatur suasana acara dan menjaga agar para hadirin tetap terlibat dan terhibur.

Untuk benar-benar unggul sebagai MC, Anda harus terus meningkatkan keterampilan dan wawasan. Berikut adalah beberapa tips tentang cara menjadi pembawa acara yang lebih baik:

Sebelum acara, luangkan waktu untuk meneliti tema, tujuan, dan audiens acara. Hal ini akan membantu menyesuaikan naskah dan penyampaian agar sesuai dengan acara tersebut. Biasakan diri Anda dengan jadwal, pembicara, dan informasi penting apa pun yang perlu Anda sampaikan kepada audiens.

Berlatihlah untuk menjadi sempurna. Latihlah dialog, transisi, dan pengaturan waktu Anda untuk memastikan penyampaian yang lancar. Berlatihlah untuk berbicara dengan jelas dan percaya diri, dan latihlah penampilan di atas panggung. Semakin Anda merasa nyaman dengan materi yang Anda bawakan, semakin rileks dan percaya diri tampil di atas panggung.

Terhubung dengan audiens dengan melibatkan mereka dalam percakapan, mengajukan pertanyaan, dan mendorong partisipasi. MC yang baik tahu cara membaca ruangan dan menyesuaikan pidato mereka. Jaga agar energi tetap tinggi dan responsif terhadap reaksi audiens.

Berbicara di depan umum adalah keterampilan yang sangat penting bagi setiap MC. Berusahalah untuk meningkatkan penyampaian vokal, nada, mimik, dan bahasa tubuh Anda.

Perhatikan postur tubuh, gerak tubuh, dan kontak mata. Berlatihlah berbicara dengan jelas dan percaya diri, dan pelajari cara memproyeksikan suara untuk menjangkau seluruh penjuru ruangan.

Sebagai MC, Anda menentukan suasana acara. Tetaplah bersikap positif, optimis, dan energik selama acara berlangsung. Buatlah para hadirin terlibat dengan antusiasme dan karisma Anda. Bersikaplah mudah didekati, ramah, dan bersahabat dengan semua hadirin.

Annisa Ismi, Penulis Konten Profesional yang berpengalaman 3+ tahun dalam dunia kepenulisan dan berdedikasi di Upgraded.id. Kemampuan utama, SEO dan Content Writing.

You might also like