9 Cara Membuat Meme Marketing Untuk Branding Bisnis Anda

Saat memasarkan produk atau layanan tidak perlu dikemas begitu serius. Salah satu strategi promosi yang dimaksud ini adalah meme marketing. Meme marketing ini bisa menjadi cara yang menyenangkan dan menghibur untuk mempromosikan bisnis Anda.

Ada berbagai macam strategi promosi yang dapat Anda manfaatkan untuk meningkatkan penjualan. Sebagian besar fokus menggunakan promosi digital karena saat ini kebiasaan belanja konsumen telah berubah.

Dilansir sumber Google, mengungkapkan bahwa 66% pembeli lebih memilih belanja online untuk menemukan barang yang mereka cari, dibandingkan dengan 27% yang lebih memilih offline.

Kemudian, Nasdaq memprediksi bahwa tahun 2024 95% konsumen akan belanja secara online. Fakta ini mendorong berbagai cara inovatif untuk memasarkan produk, seperti menggunakan meme marketing.

Teknik pemasaran meme ini mungkin terdengar asing, tetapi siapa sangka teknik ini populer di media sosial. Telah terbukti bahwa meme marketing efektif dalam mempengaruhi emosi orang.

Oleh karena itu, pemasaran meme bukan hanya taktik pemasaran biasa, tetapi juga bentuk hiburan.

Lalu sebenarnya apa Anda mengetahui apa itu meme marketing? Untuk lebih jelas yuk simak secara detail mengenai teknik meme marketing ini!

Apa Itu Meme Marketing?

Sebelum memahami strategi dari meme marketing, terlebih dahulu Anda perlu mengetahui pengertian dari meme marketing, apa itu meme marketing?

Meme ini biasanya dibentuk dalam gambar atau video dengan teks yang bertujuan untuk menyampaikan pesan atau emosi tertentu. Kemudian meme juga berisi konten humor, parodi, atau hiburan, serta konten menyindir atau mengkritik suatu hal.

Lalu apa hubungannya dengan pemasaran meme? Pemasaran meme adalah ketika meme yang Anda buat digunakan untuk iklan atau promosi produk Anda.

Bahwasannya pemasaran meme ini menggunakan metode yang fantastis dan murah tujuannya untuk membangun koneksi dengan pengikut Anda dan meningkatkan keterlibatan dalam bisnis Anda.

Menurut sumber devrix, bahwa saat Anda menggunakan meme, Anda bisa memperkuat strategi konten dan menceritakan sebuah narasi.

Hal ini adalah cara yang menyenangkan untuk menyempurnakan konten Anda, dan dapat meningkatkan fitur share pada konten yang Anda buat.

Meme bisa dalam bentuk media apa pun seperti GIF, video, teks, atau gambar. Meme lebih mudah sukses dan cepat karena audiens menyebarkan di platform media sosial dan meme ini sudah sering dijumpai hingga menjadi konten hiburan.

Kebanyakan audiens menikmati konten yang lucu dan membagikannya ke teman atau kerabat terdekatnya.

Itulah sebabnya banyak perusahaan mencoba menerapkan meme ke dalam kampanye pemasaran mereka. Materi pemasaran yang lucu akan diterima secara positif oleh publik.

Selain itu, meme juga merupakan media pemersatu yang sangat baik. Artinya, ketika meme diposting, meme cenderung menarik ribuan komentar dari pengguna.

Oleh karena itu, konten meme ini bisa membuat audiens untuk berkomunikasi dan mengungkapkan pendapatnya.

marketing strategy

Keuntungan Menggunakan Meme Marketing

Saat ini sulit untuk terhubung dengan pelanggan, salah satu cara yang perlu Anda lakukan yaitu dengan memanfaatkan meme.

Ada beberapa cara untuk membuat kampanye media sosial. Memanfaatkan berbagai jenis konten di berbagai media lainnya. Nah, kuncinya Anda hanya perlu menggunakan campaign di media sosial tersebut agar mendapatkan perhatian audiens.

Nah, penggunaan meme ini tidak rumit dan sering kali diterima dengan baik oleh audiens. Strategi meme yang dimaksud ini yaitu meme marketing.

Ada banyak keuntungan dari meme marketing yaitu membangkitkan koneksi dengan audiens karena pemahaman kolektif tentang lelucon yang sama, produksi konten meme yang mudah.

Selain itu Anda dapat membuat kampanye di media sosial yang menarik dan mudah diingat banyak orang.

Berikut ini ada beberapa keuntungan saat menggunakan meme marketing:

1. Harga Terjangkau

Salah satu keuntungan utama dari meme marketing yaitu murah untuk diproduksi. Bahkan dapat dikatakan bahwa biayanya hampir tidak ada sama sekali.

Produksi meme dalam bentuk gambar tidak memerlukan bakat khusus. Selain itu, tidak perlu perangkat lunak yang rumit dan mahal juga.

Dapat dikatakan pembuatan meme ini gratis dapat dan mudah ditemukan di web. Salah satunya Anda bisa mencari bahan gambar di Google. Selain itu bisa menggunakan aplikasi seperti canva yang bisa membantu Anda dalam pengeditan.

Jika Anda menginginkan pendekatan yang lebih praktis, Anda bisa menggunakan meme video dengan mengunjungi website veed.io, di mana Anda dapat membuat meme Anda sendiri tanpa harus menghabiskan terlalu banyak uang untuk layanan desain.

2. Media Pemasaran yang Efektif

Strategi meme marketing ini sangat efektif dalam hal konten pemasaran. Salah satunya Anda bisa melihat di media sosial yang selalu muncul meme baru untuk bisa menghibur.

Kemudian, membuat meme marketing ini tidak selalu tentang menghasilkan banyak penjualan. Sebaliknya, hal ini mengenai peningkatan brand awareness dan mendapatkan perhatian dari audiens.

Jika semakin sering meme dibagikan, maka semakin besar kemampuannya untuk menampilkan eksistensi bisnis Anda.

meme marketing

3. Mengekspresikan Emosi Audiens

Konten meme tidak selalu lucu, akan tetapi konten meme ini bisa dibuat untuk mengekspresikan emosi yang lebih serius, seperti kesedihan, kepuasan, frustrasi, atau kemarahan.

Meme dirancang untuk menangkap perasaan dan emosi pembaca, itulah sebabnya meme sangat disukai dan dibagikan secara luas. Hanya dengan membagikan meme, seseorang dapat mengekspresikan pikiran dan perasaan mereka.

Meme marketing memiliki keuntungan karena dapat menjangkau orang-orang yang memiliki perasaan atau getaran yang sama dengan Anda.

Jika meme yang Anda buat telah mengekspresikan emosi, maka kemungkinan besar meme tersebut behasil dan akan diposting ulang dan dibagikan oleh banyak orang.

4. Mendapatkan Feedback Cepat dari Pelanggan

Feedback dari pelanggan adalah bagian terpenting dari bisnis Anda, karena dapat memberikan masukan yang berharga dan dapat menjadi bahan analisis data Anda.

Selain itu membuat meme juga dapat meningkatkan keterlibatan aktif dari audiens Anda.

Umumnya pada konten meme di media sosial sering kali dipenuhi dengan komentar. Orang-orang biasanya memberikan pendapat mereka tentang konten meme yang dibuat dan memberikan apresiasi pada konten kreatif Anda.

Nah, dengan begitu Anda bisa mempelajari audiens agar dapat menentukan jenis konten apa yang paling mereka sukai dan membantu mempertahankan konten Anda dengan lebih baik.

Hal yang Perlu di Perhatikan dalam Meme Marketing

Tidak ada batasan dalam hal pembuatan meme, karena siapa pun bebas membuat konten meme sesuai kreativitas mereka. Hal inilah yang menyebabkan meme mengalami perubahan seiring berjalannya waktu.

Selain humor dan sindiran, pemasaran meme adalah cara terbaik untuk membuat Generasi Y dan Z mempromosikan produk Anda. Namun, sebelum Anda memutuskan untuk menggunakan meme marketing ini ke dalam brand Anda.

Yuk simak terlebih dahulu poin-poin berikut ini:

  • Meme adalah cara yang pasti untuk tetap berada di puncak tren terbaru dan dapat viral dalam sekejap. Namun perlu diingat, bahwa dengan banyaknya meme, juga dapat kehilangan audiens. Karena audiens merasa bosan dengan jenis meme yang sama.
  • Meme umumnya memiliki pesan dasar yang lucu, sering kali penuh dengan sindiran. Sebelum menggunakan pemasaran meme untuk tujuan branding, Anda harus mengevaluasi apakah selera humor Anda setara atau tidak. Jika tidak,maka penggunaan meme sebagai strategi content marketing bukan cara yang terbaik.
  • Sebelum memilih meme mana yang akan diasosiasikan dengan brand Anda, pastikan untuk memahami arti sebenarnya terlebih dahulu. Hindari meme yang dapat memberikan persepsi negatif terhadap brand.
point dari Meme Marketing

Cara Membuat Meme Marketing

Saat membuat meme, Anda perlu memastikan mengenai makna dan manfaat pembuatan meme. Jika Anda sembarangan dalam pembuatan meme ini, maka dapat menyebabkan audiens akan tersinggung.

Jadi, Anda harus berhati-hati dalam memilih meme yang lucu dan menyenangkan bagi audiens tanpa harus memancing pendapat yang berbeda.

Meme yang Anda gunakan hanya akan efektif sebagai alat pemasaran jika audiens target Anda memahami dan mengenali tujuan dari meme yang Anda buat.

Membuat meme yang lucu dan menghibur sangat penting, tetapi Anda harus memastikan bahwa meme tersebut memiliki tujuan dan berkontribusi pada keterlibatan yang lebih baik antara audiens dan brand Anda.

Jadi, pastikan Anda membuat meme yang berhubungan dengan merek, industri, atau produk Anda. Agar berhasil, meme harus mewujudkan elemen utama dari brand Anda, mulai dari industri, pesan, misi, dan slogan.

Nah, berikut ini beberapa cara untuk membuat meme marketing:

1. Anda Perlu Melakukan Riset Terlebih Dahulu

Kebanyakan audiens Anda harus memahami meme yang Anda buat, Akan tetapi saat audiens tidak memahami pasti hal itu dapat memberikan kesan tidak jelas arah strategi branding Anda.

Nah, untuk menghindari adanya hal itu, penting bagi Anda untuk melakukan riset terlebih dahulu. Riset mulai dari apa yang disukai audiens, hingga jenis apa yang cocok untuk dijadikan konten meme.

riset meme marketing

2. Mengidentifikasi Brand

Langkah selanjutnya yang harus diambil adalah mengidentifikasi brand. Sangat penting untuk mengenal brand Anda.

Bahwasannya konten meme yang Anda buat harus bisa mencerminkan nilai-nilai pada brand Anda, sehingga Anda akan dapat mengkomunikasikan pesan Anda secara efektif kepada target audiens.

3. Konten Meme Harus Memiliki Pesan yang Akan Disampaikan

Setelah Anda melakukan riset dan mengidentifikasi brand yang Anda miliki, konten yang Anda buat harus memiliki pesan yang baik. Kemudian pesan pada konten meme ini harus bisa disampaikan sesuai dengan bentuk dan jenis meme yang akan di pilih.

4. Konten Meme yang Universal

Meme Anda harus menggambarkan lelucon atau situasi yang dikenal secara universal hingga banyak orang memahaminya.

Saat para audiens tidak bisa memahami meme, hal yang terjadi yaitu mereka tidak akan tertarik dengan bisnis Anda.

Jadi, meme marketing ini mempengaruhi dengan bisnis yang akan Anda jalani dan perlu Anda membuat meme yang lebih mudah dimengerti oleh target audiens Anda.

5. Menggunakan Persona Audiens

Saat membuat meme, penting untuk mempertimbangkan karakteristik target audiens. Kemudian, Anda dapat mengetahui usia, latar belakang, jenis kelamin, dan minat mereka dengan melihat data dari media sosial.

persona audiens untuk meme marketing

6. Sesuaikan Karakter Brand dengan Target Audiens Anda

Selanjutnya hal terpenting saat memilih meme marketing sebagai strategi branding yaitu harus didasarkan pada karakter brand terhadap audiens.

Misalnya, jika gaya konten brand Anda biasanya serius dan sangat formal, lalu Anda memutuskan untuk menerapkan meme marketing, hal ini akan menjadi tidak kontras.

7. Anda Perlu Mengoptimalkan Meme yang Viral

Meme yang menjadi populer bisa datang dan pergi dalam jangka waktu yang singkat, misalnya konten meme yang viral dari Layangan Putus.

Ada banyak bisnis yang menggunakan meme dalam pemasaran mereka. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengetahui tren meme mana yang sedang viral.

Umumnya, perusahaan yang menggunakan meme tren dalam konten bisnis mereka tujuannya untuk menarik audiens.

Meme viral ini cenderung berasal dari film, serial, dan drama yang sedang tayang, dan sering kali dapat berhubungan kembali dengan realitas kehidupan audiens.

Jadi, karena relevansinya dengan audiens, meme diadaptasi dengan konteks yang selaras dengan brand Anda.

8. Menciptakan Meme Marketing Sendiri

Pada akhirnya, setelah memanfaatkan berbagai tren meme untuk konten, sekarang saatnya untuk berkreasi dan membuat meme sendiri.

Jika meme Anda menarik dan relevan dengan audiens Anda, maka brand Anda cukup kuat untuk menjadi tren melalui meme marketing.

Meme marketing ini terbukti sangat efektif, sehingga tidak ada risiko dalam brand Anda untuk membuat konten meme. Strategi ini adalah pilihan yang mudah karena berkaitan dengan audiens dan bagaimana cara brand Anda ingin menyampaikannya.

Jadi, meme marketing ini bisa menguntungkan bagi brand Anda jika dilakukan dengan hati-hati.

membuat meme sendiri

9. Jangan Takut Salah atau Tidak Lucu

Saat membuat meme Anda jangan stres karena takut salah, tidak lucu, atau gagal. Buatlah sekreatif dan seunik mungkin sehingga audiens target Anda senang melihat, berinteraksi, dan mendiskusikannya.

Contoh Brand yang Menggunakan Strategi Meme Marketing

Saat ini, banyak perusahaan yang mulai memahami pentingnya mengikuti tren saat ini. Salah satunya dengan mengikuti tren dari pemasaran meme. Sehingga ada beberapa brand yang terlibat dalam strategi meme marketing.

Berikut ini brand yang berhasil menggunakan strategi meme marketing, dilansir dari sumber stratuptalky :

1. Gucci

Brand Gucci melakukan pekerjaan yang menarik untuk mempromosikan produk berkelasnya melalui strategi meme marketing. Sejauh ini, sudah tak terhitung banyaknya meme yang dibuat oleh brand Gucci.

Hal ini tentu saja menarik, meskipun semua produk Gucci mahal bagi banyak orang, namun tetap diiklankan dengan cara yang murah.

2. Netflix

Netflix Indonesia telah terbukti berhasil memanfaatkan meme dari trailer dan klip film, serial, atau drama sebagai alat periklanan utamanya. Berkat cara orisinal yang dipasarkan ini, Netflix berhasil menarik perhatian publik.

3. Disney+ Hotstar

Menurut wikipedia, platform OTT (over-the-top) atau layanan media yang ditawarkan langsung ke audiens melalui web.

Pada OTT ini menggunakan televisi kabel, siaran televisi, dan televisi satelit. Sehingga ada berbagai macam film dan acara lama ataupun terbaru.

Platform OTT ingin mempertahankan audiensnya dengan cara menggunakan strategi pemasaran meme. Dalam pembuatan meme, Disney Hotstar ini menggunakan dialog dari berbagai acara dan film.

meme disney hotstar

5. Brand Factory

Ada berbagai macam penawaran pada Brand Factory dan membuat diskon yang besar untuk menjadikannya pilihan utama bagi para pembelanja. Brand ini mengikuti tren dan menggunakan strategi meme marketing dalam bisnisnya.

Brand ini memposting berbagai macam meme yang berhubungan dengan promosi yang dibuat.

Beberapa waktu yang lalu, mereka menggunakan meme yang sedang tren di India yaitu “Hello Fraands, Chai Peelo”. Mereka memanfaatkannya dengan menggantinya seperti “Hello Fraands, Shopping Karlo”.

Adanya hal ini membuat meme yang dibuat mereka menjadi viral.

6. Tinder India

Aplikasi kencan ini sangat populer dan sering kali menggunakan strategi meme marketing untuk mendapatkan daya tarik audiens. Pembuatan meme ini sering berhubungan dengan zodiak, film, festival, dan lainnya.

Saat menggunakan strategi meme marketing, aplikasi tinder ini memanfaatkan influencer. Influencer ini mendapatkan popularitas dan bisa memperluas pengikut mereka.

7. Denny’s Diner

Denny’s terkenal karena aktif terlibat dalam interaksi media sosial dengan pelanggan mereka. Postingan mereka di media sosial sangat populer dan dibagikan oleh banyak orang.

Tidak mengherankan jika Denny’s juga memanfaatkan meme marketing untuk menciptakan lebih banyak keterlibatan pelanggan.

Karena Denny’s selalu sangat up to date dengan budaya pop di media sosial, pelanggan mereka mengharapkan meme marketing. Hal ini membantu perusahaan membuat koneksi yang kuat dengan konsumen.

brand-denny-diner-meme

8. BarkBox

BarkBox merupakan situs belanja hewan peliharaan secara online yang populer.

Karena mereka adalah bisnis berbasis hewan, mereka dapat dengan mudah mendapatkan daya tarik di media sosial dengan bantuan meme populer yang berhubungan dengan hewan seperti ‘Doggo’ yang membantu menjaga mereka agar tetap relevan dan menarik pelanggan.

Kebanyakan postingan di media sosial BarkBox terdiri dari meme yang berhubungan dengan hewan, dan menunjukkan banyak hal tentang konten identitas dari brand mereka.

Sangat penting untuk menciptakan persona untuk diri Anda sendiri di antara pelanggan Anda dan tetap aktif di media sosial, sambil memastikan meme Anda berhasil untuk mempromosikan produk dan layanan Anda.

9. Nickelodeon

Meme sangat populer karena sering kali telah menyampaikan pesan emosi dan pengalaman yang relatable. Brand Nickelodeon pun juga menggunakan meme untuk menghasilkan konten dan mempromosikan program TV-nya di media sosial.

Brand ini membahas topik yang sederhana bagi anak-anak, termasuk orang tua, dan para penonton yang menunggu tayangan baru dari acara kartun favoritnya.

Meme ini sangat sukses dalam menjaring audiens yang lebih muda. Perusahaan ini membuat konten dengan menggunakan klip dari beberapa seri mereka untuk menjamin bahwa konten tersebut akan menarik perhatian audiens.

Terutama bagi para penggemar yang memiliki apresiasi mendalam untuk acara atau karakter yang disukainya. Strategi ini dipastikan sangat efisien dalam memperkuat branding Nickelodeon dan membuat lebih banyak penggemar yang terlibat.

nikelodeon meme

Nah, itu dia penjelasan mengenai meme marketing. Coba gunakan meme untuk strategi pemasaran Anda dengan tujuan agar dapat meningkatkan brand awareness Anda. Semoga bermanfaat!

Safira Haddad, Penulis Konten Profesional yang berpengalaman 2+ tahun dalam dunia kepenulisan dan berdedikasi di Upgraded.id. Kemampuan utama, SEO dan Content Writing.

You might also like