

Saat akan membeli produk pakaian, biasanya konsumen akan melihat deskripsi produk terlebih dahulu untuk memastikan apakah barang yang hendak dibeli sesuai dengan seleranya, apakah menggunakan bahan yang nyaman atau ukuran yang selaras dengan kebutuhan, sehingga pakaian lebih nyaman dipakai sehari-hari.
Begitu juga saat menemukan produk pakaian di sosial media seperti Instagram atau Tiktok, dimana mengecek deskripsi produk pakaian akan membantu mereka menemukan pilihan variasi warna produk yang sesuai kebutuhan atau promo yang ditawarkan, sehingga menarik minat mereka untuk melakukan pembelian saat itu juga.
Di sisil lain, penggunaan deskripsi produk pakaian juga dapat membantu untuk meningkatkan hasil pencarian produk di sosial media atau E-commerce, sehingga membantu brand dan produk lebih mudah dikenal secara organik dan meningkatkan penjualan secara maksimal.
Karenanya, berikut beberapa cara membuat deskripsi produk pakaian yang menarik perhatian yang cocok untuk pemula serta mudah dipahami oleh konsumen untuk menambah penjualan produk.

Baca Juga : Cara Membuat Deskripsi Produk dan Contohnya
Bagian caption di sosial media atau deskripsi produk di E-commerce bukan hanya sekedar hiasan saja, namun ini bisa menjadi tempat untuk menjelaskan produk pakaian secara maksimal ke konsumen dan menarik perhatian mereka, sehingga mereka tertarik untuk melakukan pembelian meskipun belum mengenal produk anda sebelumnya.
Sehingga penting untuk membuat deskripsi produk pakaian yang tidak hanya menarik perhatian, namun juga menjelaskan produk secara detail yang dapat memenuhi rasa ingin tahu konsumen, agar mereka bisa langsung melakukan pembelian meskipun baru melihat produk anda pertama kali.
Karenanya berikut beberapa isi deskripsi produk pakaian yang bisa dimasukkan ke caption sosial media atau bagian deskripsi produk di E-commerce agar produk anda dapat menarik perhatian konsumen serta meningkatkan hasil pencarian secara organik untuk promosi yang lebih maksimal.
Langkah pertama yang perlu dilakukan dalam membuat deskripsi produk pakaian adalah menjelaskan bahan produk yang digunakan berikut dengan presentasenya.
Hal ini dikarenakan konsumen biasanya lebih menyukai jenis bahan tertentu untuk mempertimbangkan kenyamanannya, di samping itu, dalam menjelaskan bahan produk di E- commerce dan sosial media, terdapat beberapa perbedaan penyampaian agar deskripsi produk pakaian bisa lebih mudah dipahami dengan cepat oleh konsumen yang kurang memahami jenis bahan tertentu, namun ingin mendapatkan kenyamanan yang maksimal.
Contohnya untuk produk kaos polos, biasanya konsumen ingin mendapatkan produk dengan bahan cotton yang nyaman dan mudah menyerap keringat, sehingga kamu perlu menambahkan gramasi bahan cotton di deskripsi produk serta caption sosial media, sehingga konsumen bisa memastikan bahwa produk yang kamu miliki memiliki kenyamanan yang mereka butuhkan, sehingga produk anda bisa mendapatkan pembelian yang diinginkan.
Kamu bisa memulainya saat membuat deskripsi produk pakaian di E-commerce, maka kamu bisa memanfaatkan kolom deskripsi produk, dimana kamu bisa memasukkan rincian bahan yang digunakan, hal ini akan membantu untuk menjelaskan produk ke konsumen sekaligus memudahkan mereka untuk memahami bahan yang digunakan dengan mudah.
Tidak hanya itu, memanfaatkan fitur deskripsi produk juga akan membantu dalam membuat konten storytelling marketing yang menjelaskan bahan produk serta kenyamanannya dalam gaya bahasa yang mudah dipahami, sehingga konsumen yang awam sekalipun bisa memahaminya dengan cepat serta membuat produk anda mudah diingat oleh konsumen, sehingga mereka akan melakukan pembelian berulang untuk produk yang sama.
Namun, berbeda saat membuat deskripsi produk pakaian di sosial media, dimana kamu perlu menjelaskannya dengan gaya bahasa yang santai dan mudah dipahami, sehingga konsumen bisa memahami produk dengan mudah dan memiliki ciri khas brand yang mudah diingat.
Sehingga menggunakan gaya storytelling marketing yang sesuai dapat membantu caption produk Instagram mudah diingat, apalagi dengan kata kunci yang sesuai akan membuat produk anda mudah ditemukan dengan kata kunci tertentu, sehingga produk kamu akan menjadi pusat perhatian.
Penting juga untuk menganalisa hasil deskripsi produk secara rutin untuk memastikan produk kamu menyasar target konsumen yang sesuai agar brand lebih mudah dikenal dan meningkatkan penjualan produk secara maksimal.
Saat menjual produk pakaian, tentunya kamu tidak hanya menjual satu jenis ukuran saja, namun berbagai ukuran yang sesuai dengan kebutuhan dan permintaan konsumen.
Sehingga untuk menarik konsumen dengan kebutuhan yang berbeda-beda, penting untuk membuat deskripsi produk yang dapat menjelaskan variasinya dengan baik, sehingga produk kamu dapat dibeli oleh konsumen sesuai kebutuhan mereka.
Misalnya saja saat membuat deskripsi produk pakaian di E-commerce, kamu bisa mencantumkan berbagai ukuran produk yang kamu miliki, sehingga konsumen bisa memilih sesuai kebutuhan mereka.
Di samping itu, kamu juga bisa menjelaskan apakah produk yang kamu miliki dapat melebar beberapa centimeter setelah digunakan, maka kamu juga perlu mencantumkannya di deskripsi produk pakaian di E-commerce.
Hal ini diakrenakan beberapa konsumen biasanya memilih ukuran sesuai dengan gaya yang diinginkan, apakah itu fit body atau oversized, sehingga penting untuk menjelaskan ukuran tersebut agar konsumen tidak merasa tertipu setelah melakukan pembelian.
Namun berbeda saat membuat deskripsi produk pakaian di sosial media, maka kamu perlu membuat penjelaskan produk dengan konten yang menarik agar mudah dipahami konsumen serta memperluas jangkauan brand secara organik untuk promosi produk yang lebih maksimal.
Misalnya saja, kamu bisa menjelaskan apabila konsumen ingin menggunakan produk yang menonjolkan lekuk tubuh, maka ada baiknya untuk memilih ukuran di bawah ukuran pakaian sehari – hari, sembari ditampilkan hasil penggunaan produk agar konsumen bisa memilih produk yang sesuai kebutuhan dan tampilan yang diinginkan.
Saat menjual produk pakaian, tentunya kamu akan menemukan kompetitor lain yang menjual barang dengan harga yang lebih murah, kualitas yang lebih bagus, serta variasi produk yang lebih beragam.
Namun, bukan berarti ini akan menghentikan kamu untuk mempromosikan produk yang dimiliki, dengan deskripsi produk yang tepat, maka pakaian kamu juga akan dikenal oleh konsumen yang memiliki minat yang serupa.
Misalnya kamu menjual produk pakaian olahraga, kamu bisa menjelaskan deskripsi produk berupa pakaian yang menggunakan bahan cotton yang mudah menyerap keringat dan tidak mudah bau atau jaket anti UV yang cocok digunakan untuk kegiatan outdoor namun tetap ringan dan nyaman digunakan.
Hal ini akan membuat produk kamu diminati meskipun menawarkan harga yang tinggi dibandingkan kompetitor lain yang memiliki produk yang sama namun tidak mempunyai kelebihan barang yang dimiliki sehingga produk kamu akan lebih unggul.
Tidak hanya itu, kamu juga perlu menjelaskan keunggulan produk dengan gaya bahasa yang mudah dipahami, dimana ini akan membantu konsumen yang mencari jenis produk serupa namun belum memahami kelebihannya, sehingga dengan pilihan kata yang tepat maka produk kamu lebih mudah diingat dan menjadi nilai tambah promosi yang lebih maksimal.
Konsumen biasnaya memiliki selera yang berbeda-beda mengenai produk pakaian, sehingga penting bagi penjual untuk memberikan warna produk yang berbeda untuk memenuhi keinginan mereka.
Di sisi lain, pemilihan warna produk juga dapat menentukan ciri khas brand, apakah produk anda menyasar pekerja kantoran yang memiliki gaya casual dan formal atau anak muda yang cenderung menyukai warna-warna yang cerah?
Namun untuk memaksimalkan promosi produk pakaian, dibutuhkan pendekatan yang tepat untuk menjelaskan variasi warna produk pakaian agar mudah ditemukan oleh konsumen yang mencari warna tertentu.
Misalnya saja, anda bisa menjelaskan variasi warna produk di bagian deskripsi produk, sehingga produk anda bisa mendapatkan perhatian konsumen yang menginginkan variasi warna tertentu, meskipun pilihan warna sudah ditampilkan di galeri produk.
DI samping itu, tampilan warna yang ditampilkan di foto produk bisa saja berbeda karena faktor pengeditan atau pencahayaan saat melakukan pemotretan produk.
Sehingga penting bagi penjual untuk menjelaskan perbedaan warna tersebut di deskripsi produk, dimana ini akan membantu konsumen memastikan bahwa produk yang dibeli sesuai dengan keinginan mereka sehingga tidak menimbulkan kekecewaan yang membuat mereka enggan membeli kembali.
Deksripsi warna produk ini juga perlu dijelaskan di caption sosial media untuk membantu meyakinkan konsumen yang ingin mencari warna tertentu.
Perkembangan E-commerce dan sosial media yang semakin pesat semakin memudahkan konsumen untuk mencari produk dengan menggunakan variasi kata tertentu.
Sehingga dalam membuat deskripsi produk, kamu tidak hanya menjelaskan produk dengan detail, namun penting juga untuk menggunakan kata kunci yang sesuai agar produk kamu mudah ditemukan dengan kata kunci tertentu.
Hal ini tentunya akan membantu promosi produk secara organik, sehingga kamu tidak perlu mengeluarkan banyak biaya untuk promosi namun bisa mendapatkan hasil penjualan yang maksimal.
Untuk menggunakan kata kunci yang tepat di deskripsi produk pakaian, kamu bisa memulainya dengan melakukan analisa terlebih dahulu di halaman pencarian di E-commerce atau sosial media.
Misalnya kamu bisa memasukkan kata kunci produk kamu di halaman pencarian, maka kamu bisa menemukan berbagai rekomendasi yang biasanya digunakan oleh konsumen dan bisa dipakai di deskripsi produk untuk mendapatkan hasil pencarian yang maksimal.
Tidak hanya itu, kamu juga bisa menggunakan website analisa kata kunci tertentu, dimana mereka bisa memberikan rekomendasi kata kunci produk terbaru secara rutin dan bisa kamu gunakan di deskripsi produk untuk memaksimalkan jangkauan konten secara organik.
Strategi ini tidak hanya bisa kamu lakukan di E-commerce saja, namun juga platform sosial media seperti Instagram, Tiktok, atau X yang biasanya digunakan konsumen untuk mencari rekomendasi atau ulasan produk tertentu sebelum melakukan pembelian.
Sehingga produk kamu mudah ditemukan oleh konsumen yang biasanya melakukan pencarian di sosial media dan membuat promosi organik semakin maksimal.

Sebagai penjual produk pakaian, tentunya anda ingin produk dan brand dikenal luas oleh konsumen dan mendapatkan keuntungan yang diinginkan.
Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk melakukan promosi produk adalah dengan menggunakan deskripsi produk pakaian untuk menjelaskan barang dengan baik dan mudah ditemukan dengan kata kunci tertentu.
Namun untuk membuatnya dibutuhkan strategi yang tepat untuk jenis produk yang berbeda untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
Karenanya berikut beberapa cara dan contoh membuat deskripsi produk pakaian yang sesuai jenis produknya agar mudah ditemukan oleh konsumen.
Kegiatan olahraga identik dengan gerakan yang menguras keringat serta kelenturan tubuh, sehingga dibutuhkan produk pakaian yang dapat menyerap keringat dengan baik serta tidak membatasi gerak tubuh.
Di samping itu, sebagian besar kegiatan olahraga juga dilakukan di luar ruangan, sehingga dibutuhkan juga pakaian yang dapat menghalau sinar matahari dengan baik namun tidak membuat penggunanya merasa kegerahan.
Sehingga dalam menjual produk pakaian olahraga, penting untuk membuat deskripsi produk yang dapat menjelaskan bahan produk yang nyaman, sebab konsumen biasanya mencari pakaian yang mudah menyerap keringat, tidak membatasi gerak tubuh, serta melindungi dari sinar matahari.
Misalnya saja jika anda menjual produk kaos olahraga, maka anda bisa menonjolkan bahan pakaian yang mudah menyerap keringat, sehingga ini akan menarik minat konsumen yang menginginkan bahan pakaian yang nyaman digunakan.
Tidak hanya itu, anda juga bisa membuat deskripsi produk yang menyasar target konsumen tertentu, misalnya penggemar lari yang menginginkan kaos yang menyerap keringat namun tetap simpel dan bergaya jika digunakan dalam kegiatan olahraga.
Contohnya adalah : “Jadikan kegiatan lari kamu semakin nyaman dengan kaos full cotton yang cocok untuk olahraga”.
Dimana deskripsi ini akan menarik minat konsumen yang memiliki minat yang sama, sehingga dapat meningkatkan penjualan produk secara maksimal.
Kaos pria identik dengan tampilan yang simpel, dengan pilihan warna yang terkesan maskulin, beberapa produk pakaian juga menonjolkan pada tampilan yang formal.
Sehingga dalam membuat deskripsi produk pakaian pria, anda bisa menonjolkan pada tampilan produk yang membuat konsumen merasakan tampilan yang simpel namun berkesan.
Contohnya saja “makin bergaya dengan kaos Manly Goods dengan pilihan warna yang beragam, bikin kamu makin keren”, dimana ini dapat menjelaskan produk dengan singkat namun mudah dipahami oleh pembacanya.
Kamu juga bisa menjelaskan ukuran produk yang dimiliki, mulai dari ukuran terkecil hingga terbesar, agar konsumen memiliki keleluasaan dalam memilih pakaian yang sesuai ukuran tubuh mereka agar tetap nyaman digunakan dalam jangka waktu panjang.
Penting juga untuk menjelaskan tujuan penggunaan produk, apakah pakaianmu bisa digunakan untuk kegiatan sehari-hari, olahraga, atau kegiatan formal, dimana ini juga bisa meningkatkan branding produk untuk kebutuhan tertentu.
Dalam penggunaan pakaian, konsumen juga biasa memadukannya dengan jenis pakaian tertentu, sehingga untuk memaksimalkan penggunaan produk, kamu juga bisa menjelaskan bahwa produkmu bisa dipadukan dengan jenis pakaian lainnya.
Misalnya, jika kamu memiliki produk kaos, maka kamu bisa menjelaskan produkmu bisa dipadukan dengan celana jeans untuk tampilan casual atau celana kain untuk tampilan formal, sehingga bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan dalam jangka waktu panjang.
Berbeda dengan produk pakaian pria yang bisa dijelaskan dengan pilihan kata yang simpel dan mudah dipahami, dalam pembuatan deskripsi produk baju wanita, kamu perlu menjelaskannya lebih detail namun dengan gaya bahasa yang mudah dipahami agar menarik minat konsumen.
Hal ini dikarenakan pembeli biasanya melakukan pemilihan produk dengan lebih detail, apalagi jika kamu menawarkan produk secara daring, dimana konsumen tidak bisa melihatnya secara langsung, sehingga kamu perlu menjelaskannya dengan detail.
Pertama, kamu bisa menjelaskan jenis bahan yang digunakan, apakah menggunakan bahan kain yang nyaman atau menggunakan campuran polyester yang membuat produk tidak mudah kusut.
Hal ini dilakukan sebab konsumen biasanya melakukan pertimbangan yang lebih matang dalam memilih produk yang sesuai kebutuhan dan nyaman digunakan jangka panjang.
Contohnya adalah “Cardigan nyaman dengan bahan katun yang anti gerah dan nyaman digunakan seharian”, dimana ini bisa mendeskripsikan produk anda yang nyaman namun tetap bergaya saat digunakan.
Tidak hanya itu, jelaskan juga penggunaan warna yang ditawarkan pada produk tertentu, jelaskan juga bahwa warna produk yang diterima mungkin berbeda karena penggunaan pencahayaan, sehingga konsumen bisa memilih pilihan warna yang sesuai kebutuhan dan warna kulit.
Kulit bayi yang masih sensitif menjadikan banyak konsumen memilih produk baju bayi yang lembut sehingga nyaman digunakan, tidak hanya itu, tampilan baju yang menarik bisa menjadi daya tarik konsumen untuk memilih pakaian bayi yang diinginkan.
Sehingga adalam membuat deskripsi produk baju bayi, penting untuk menunjukkan keunggulan produk bayi berupa penggunaan kain yang halus dan nyaman digunakan untuk menarik minat konsumen.
Contohnya adalah : “bunda tentunya mau kan bayi nyaman dan ga rewel saat tidur? baju tidur dari Baby Diary cocok untuk bayi dengan bahan katun yang halus sehingga bayi bisa tidur nyenyak.
Tidak hanya itu, dalam membuat deskripsi produk baju bayi, penting untuk mencantumkan umur bayi, sebab konsumen biasanya memilih produk sesuai dengan umur bayi mereka, sehingga ini akan memudahkan dalam pemilihan produk yang sesuai kebutuhan.
Contohnya adalah : “bayi akan semakin menggemaskan dengan kaos keren untuk usia dua tahun yang nyaman untuk kegiatan aktifnya”
Konsumen juga biasanya memilih produk baju bayi dengan tampilan yang lucu dan menggemaskan, sehingga melakukan kolaborasi dengan brand animasi tertentu, akan membantu meningkatkan produk bayi yang dimiliki.
Contohnya adalah : “Yuk miliki baju kolaborasi Baby Diary dan Baby Shark dengan tampilan yang menggemaskan untuk bayi”
Tidak hanya itu, jika kamu memberikan bundling produk, kamu juga bisa menjelaskan keuntungan apa saja yang bisa didapatkan serta potongan harga yang bisa didapatkan oleh konsumen.
Dimana ini akan menarik minat konsumen yang ingin mendapatkan keuntungan lebih saat membeli bundling produk tertentu dengan harga yang lebih murah.
Contohnya adalah : “yuk bunda jangan lewatkan kesempatan terbatas bundling produk Baby Diary dan Cussons Baby dan dapatkan satu set baju tidur dan produk perawatan dengan harga yang lebih murah hanya sampai akhir bulan ini saja”
Dalam mengembangkan produk baju muslimah, penjual perlu memperhatikan beberapa detail khusus, misalnya saja potongan lekuk tubuh, panjang baju, jenis bahan yang digunakan, serta beberapa tampilan lainnya untuk menarik perhatian konsumen.
Hal ini dikarenakan produk baju muslimah memerlukan perhatian khusus untuk memastikan tampilan produk nyaman digunakan oleh konsumen namun tetap menunjukkan kesopanan penggunanya.
Sehingga dalam membuat deskripsi produk baju muslimah, kamu bisa menonjolkan kelebihannya berupa penggunaan bahannya yang nyaman, sehingga konsumen bisa memlih produk anda dibandingkan kompetitor lain yang memiliki produk serupa.
Contohnya adalah : “Abaya muslim wear menggunakan bahan cotton yang nyaman digunakan dan mudah menyerap keringat, cocok buat kamu yang aktif berkegiatan namun tetap segar setiap saat”
Dimana ini menjadi pertimbangan bagi konsumen yang ingin memilih produk yang nyaman digunakan dalam jangka waktu panjang, mengingat baju panjang memiliki kekuranagn berupa kesulitan dalam menyerap keringat.
Annisa Ismi, Penulis Konten Profesional yang berpengalaman 3+ tahun dalam dunia kepenulisan dan berdedikasi di Upgraded.id. Kemampuan utama, SEO dan Content Writing.