Contoh Kartu Loyalitas dan Cara Membuatnya Untuk Promosi

Pernahkah anda berbelanja di minimarket atau pelayanan jasa tertentu kemudian mendapatkan kartu loyalitas? Kartu loyalitas bukan sekedar bukti anda pernah melakukan pembelian di tempat tertentu, namun juga bisa menjadi cara untuk meningkatkan pembelian.

Hal ini dikarenakan konsumen yang puas dengan pelayanan dan mendapatkan kartu loyalitas akan cenderung kembali untuk mendapatkan hadiah setelah melakukan pembelian dalam jangka waktu tertentu.

Namun untuk mendapatlkan hasil dari kartu loyalitas, penting untuk membuat strategi yang matang terlebih dahulu sehingga konsumen tertarik menjadi pelanggan dan berlangganan layanan anda untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal.

Karenanya berikut strategi yang bisa digunakan untuk memanfaatkan dan membuat kartu loyalitas untuk promosi dan bisa digunakan untuk meningkatkan loyalitas konsumen.

image 76

Baca Juga : Loyalty Program Adalah : Jenis, Strategi, dan Manfaatnya

​Kartu Loyalitas Adalah

Sebagai seseorang yang menyukai kegiatan belanja atau bertansaksi secara online, anda mungkin memiliki kartu loyalitas atau pernah ditawari untuk membuat kartu loyalitas dari brand tertentu, namun apa sebenarnya kartu loyalitas dan bagaimana sebuah brand menggunakannya untuk meningkatkan penjualan?

Kartu loyalitas adalah sebuah program yang dirancang oleh perusahaan untuk kan insentif kepada pelanggan​, dimana pelanggan yang mengumpulkan poin dari pembelian yang dilakukan dapat menukarkannya dengan berbagai keuntungan, seperti diskon khusus atau produk gratis.

Hal ini juga berlaku apabila konsumen melakukan pembelian berulang kali dan kemudian mendapatkan benefit berupa hadiah atau potongan harga yang kemudian diganti dengan kartu loyalitas yang baru.

Dengan berbagai keuntungan yang diberikan serta pendekatan yang efektif untuk meningkatkan loyalitas pelanggan, maka sebagai pemasar atau pemilik bisnis, memahami dan menerapkan kartu loyaalitas ini bisa menjadi kunci untuk menambah frekuensi kunjungan dan memperkuat hubungan emosional dengan konsumen.

Sehingga anda perlu memastikan program yang ditawarkan cukup menarik dan mudah diakses untuk meningkatkan efektivitasnya.

Apalagi di era digital seperti sekarang, banyak perusahaan mengembangkan aplikasi seluler yang mengintegrasikan kartu loyalitas, sehingga memudahkan pelanggan untuk melacak poin mereka.

bagaimana cara membuat kartu loyalitas

Bagaimana Cara Membuat Kartu Loyalitas

Dengan persaingan brand yang semakin ketat, pelanggan memiliki banyak pilihan dan kemudahan untuk beralih dari satu brand ke brand lain dengan cepat.

Sehingga tidak mengeherankan apabila banyak perusahaan berlomba-lomba untuk membuat strategi promosi agar pelanggan terus kembali membeli produk atau layanan.

Salah satu caranya melalui program kartu loyalitas yang tidak hanya memberikan keuntungan bagi pelanggan, namun juga membantu perusahaan membangun hubungan jangka panjang yang lebih baik dengan pelanggan.

Namun untuk merancang kartu loyalitas yang efektif untuk pelanggan, dibutuhkan juga pemahaman mengenai kebutuhan dan preferensi mereka, melalui program yang sesuai serta kartu loyalitas yang mudah diakses, maka akan membuat pelanggan kembali untuk membeli produk dan layanan yang ditawarkan.

Berikut beberapa cara yang bisa digunakan untuk membuat karyu loyalitas yang tidak hanya menarik namun menguntungkan bagi brand dan pembeli.

1. Tentukan Program Loyalitas

Mendokumentasikan program loyalitas dalam bentuk kartu loyalitas memang baik untuk meningkatkan minat konsumen melakukan pembelian serta memahami kebiasaan belanja pembeli.

Namun, dalam membuat program loyalitas, maka anda perlu menentukan program loyalitas yang sesuai untuk kebutuhan pemasaran.

Misalnya jika produk anda menyasar kalangan konsumen dari menengah ke atas, memiliki toko di pusta perbelanjaan atau marketplace online, serta sering kali melakukan pembelian secara digital, maka menggunakan kartu loyalitas dalam bentuk sistem poin bisa menjadi cara yang terbaik.

Dimana ini dapat membantu dalam melacak jumlah pembelian konsumen dan kebiasaan belanja mereka, sehingga anda dapat dengan mudah memberikan hadiah apabila konsumen sudah mencapai titik pembelanjaan tertentu.

Namun, jika anda memiliki layanan yang bergerak di bidang jasa konvensional seperti cuci kendaraan atau laundry, maka membuat program loyalitas dalam bentuk kartu keanggotaan bisa menjadi pilihan menarik.

Hal ini dikarenakan penggunaan kartu fisik lebih mudah digunakan dan dibawa untuk proses transaksi serta memudahkan mereka untuk menyimpannya di tempat yang aman.

2. Berikan Hadiah yang Menarik

Selain itu, setelah memilih program loyalitas yang sesuai, maka langkah selanjutnya yang bisa dilakukan adalah dengan memberikan hadiah yang menarik.

Hal ini dilakukan agar konsumen tertarik untuk bergabung dengan program loyalitas yang ditawarkan sehingga dapat membantu untuk menambah jumlah pelanggan.

Di sisi lain, dalam menawarkan hadiah untuk program loyalitas, maka anda juga perlu mempertimbangkan minat target konsumen.

Misalnya jika target konsumen sering berbelanja di pusat perbelanjaan atau belanja secara daring, maka memberikan hadiah dalam bentuk poin yang bisa ditukar atau hadiah langsung bisa menjadi pilihan yang menarik.

Hal ini dikarenakan poin tersbeut bisa digunakan untuk membelanjakan kembali produk anda sehingga bisa mendapatkan keuntungan atau mendapatkan hadiah yang relevan dengan minat konsumen dan industri, sehingga memotivasi mereka untuk meningkatkan frekuensi belanja.

Di sisi lain, apabila layanan anda berupa jasa konvensional, maka pemberian hadiah atau potongan harga bisa menjadi pilihan menarik.

Contohnya apabila anda ingin menggunakan kartu loyalitas di jasa laundry yang dimiliki, maka di penggunaan yang kesepuluh anda bisa memberikan konsumen gratis biaya pencucian dengan jumlah berat tertentu atau hadiah yang berkaitan dengan produk cuci baju atau parfum pakaian, sehingga konsumen tertarik untuk melakukan penggunaan berulang untuk mendapatkan hadiah yang diinginkan.

Hal ini juga membuka peluang bagi pelanggan untuk merekomendasikan produk anda ke konsumen lain sehingga bisa meningkatkan keuntungan yang lebih besar.

3. Tentukan Jenis Kartu

Sebagai seorang penjual yang juga sering melakukan transaksi sebagai seorang pembeli, anda mungkin menyadari memiliki dua jenis kartu yang berbeda, misalnya dalam bentuk digital dan fisik.

Dimana kedua jenis kartu ini perlu dipilih saat membuat program loyalitas yang disesuaikan dengan kebiasaan konsumen serta jenis layanan yang diberikan.

Misalnya jika target konsumen memiliki kebiasaan belanja di pusat perbelanjaan atau daring, maka menggunakan kartu digital bisa menjadi pilihan menarik.

Hal ini akan membantu konsumen untuk menunjukkan kartu keanggotaan saat berbelanja, sebab mungkin saja melakukan pembelian secara tidak direncanakan, sehingga mereka tidak membawa kartu loyalitas.

Di sisi lain, penggunaan kartu digital akan memudahkan dalam melacak jumlah pembelian serta kebiasaan belanja konsumen, sehingga anda bisa menawarkan produk tertentu yang sesuai kebutuhan dan minat mereka untuk meningkatkan penjualan.

Namun jika layanan anda berada di jasa konvensional, maka anda bisa mengguankan kartu loyalitas dalam bentuk stempel.

Sebab biasanya pelanggan sudah berencana untuk melakukan kegiatan belanja di tempat tertentu, sehingga mereka biasanya sudah membawa kartu loyalitas terlebih dahulu.

Tidak hanya itu, kegiatan ini juga bisa meningkatkan interaksi dengan pelanggan melalui pemberian stempel yang unik dan menarik sehingga memikat pelanggan untuk melakukan pembelian berulang di waktu yang akan datang.

4. Desain Kartu Loyalitas

Dalam pengembangan kartu loyalitas, memiliki desain yang menarik juga bisa menjadi daya tarik untuk menambah pelanggan.

Hal ini akan membuat kartu loyalitas anda mudah diingat dan ditemukan saat disimpan, sehingga konsumen bisa membawanya saat melakukan pembelian berulang.

Sehingga penting untuk membuat kartu loyalitas yang menarik perhatian dan membuat pelanggan tertarik untuk bergabung di program tersebut.

Dimana anda bisa memulainya dengan membuat desain kartu loyalitas di aplikasi edit gambar untuk mendapatkan hasil yang menarik.

Kemudian pilihlah ukuran yang sesuai, apakah anda hendak menggunakannya sebagai kartu digital atau fisik, dimana anda juga perlu mempertimbangkan kebiasaan konsumen dalam belanja untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Dalam membuat desain kartu, anda juga perlu mempertimbangkan pilihan warna yang sesuai dan dapat mencerminkan brand dengan baik, sehingga kartu loyalitas anda mudah diingat.

Tambahkan juga elemen yang sesuai untuk mempercantik tampilan kartu dengan baik, misalnya dengan memilih ukuran font yang sesuai dengan kartu atau memilih animasi yang dapat merepresentasikan brand dengan baik.

Lakukan juga uji coba desain dengan merilisnya di aplikasi yang dimiliki atau mencetaknya secara fisik untuk memahami keefektifan promosi.

5. Tambahkan Informasi yang Dibutuhkan

Pemberian kartu loyalitas mungkin akan memikat pelanggan untuk melakukan pembelian dalam jangka waktu yang lama.

Namun beberapa pelanggan mungkin selektif untuk mengikuti program loyalitas tertentu karena sudah mengikuti banyak kegiatan yang serupa serta mempelajari hadiah yang akan didapatkan saat menggunakan program loyalitas tertentu.

Sehingga penting bagi brand untuk menambahkan informasi yang dibutuhkan saat membuat kartu loyalitas, baik secara digital dan fisik.

Misalnya anda bisa menambahkan informasi mengenai ketentuan minimal pembelanjaan yang perlu dilakukan untuk mendapatkan poin loyalitas serta hadiah yang bisa didapatkan setelah mendapatkan limit pembelanjaan.

Informasi ini akan menarik minat pelanggan untuk mengikuti program loyalitas untuk mendapatkan keuntungan tertentu.

Hal ini juga bisa anda lakukan saat membuat kartu loyalitas fisik, misalnya dengan memberikan informasi mengenai jumlah stamp yang dikumpulkan dalam pembelian.

Melalui tampilan stempel yang menarik perhatian, maka akan memikat pelanggan untuk melakukan pembelian berulang guna mendapatkan hasil yang diinginkan.

Tidak hanya itu, anda juga perlu mempertimbangkan metode penerbitan yang sesuai dengan jenis kartu yang dimiliki.

Apabila anda menggunakan kartu digital, maka anda bisa menghubungkannya dengan aplikasi brand yang dimiliki untuk memudahkan dalam melacak benefit yang dimiliki, jumlah pembelian, serta kebiasaan konsumen untuk menawarkan produk yang relevan dan menawarkan keuntungan.

Dimana strategi ini sudah banyak digunakan oleh brand besar yang menggunakan program loyalitas untuk mengelola informasi pelanggan dengan baik.

Namun apabila mencetak kartu loyalitas fisik, maka pastikan untuk memilih jenis kertas yang kuat agar mudah disimpan dan tidak mudah rusak.

6. Lakukan Promosi Program

Membuat program loyalitas memang membantu untuk meningkatkan penjualan dan menambah pelanggan, namun penting juga untuk mempromosikan layanan ini untuk menarik lebih banyak partisipan.

Dimana anda bisa memulainya dengan menggunakan sosial media untuk mempromosikan program loyalitas ke target konsumen yang lebih luas.

Dengan mengggunakan jenis konten promosi yang menarik serta informasi yang mudah dipahami, maka akan menarik minat pelanggan untuk bergabung dengan program loyalitas yang ditawarkan.

Tidak hanya ​itu, anda juga bisa menggunakan Whatsapp marketing untuk menyasar pelanggan yang sudah melakukan pembelian sebelumnya, sehingga mereka dapat menggali informasi mengenai program yang ditawarkan sebelum memutuskan untuk bergabung.

Selain itu, anda juga bisa menawarkan layanan tersebut secara langsung saat melakukan transaksi dengan pelanggan, dimana ini akan menarik minat pelanggan untuk mengikuti program loyalitas.

Guna menarik minat pelanggan, anda juga bisa menawarkan hadiah langsung setelah mereka bergabung ke program loyalitas, dimana ini akan membuat pelanggan mendapatkan apresiasi dan tertarik untuk mengajak lebih banyak orang untuk bergabung.

Dengan memberikan hadiah yang berbeda di setiap periode dan sesuai dengan campaign promosi, maka akan menarik minat lebih banyak pelanggan untuk bergabung guna mendapatkan hasil promosi yang diinginkan.

7. Lakukan Edukasi Staf

Apakah Anda ingin mengubah konsumen menjadi pelanggan? Salah satu caranya adalah ​dengan membekali staf Anda dengan kemampuan dalam memberikan informasi dan mempromosikan program loyalitas.

Dimana mengajarkan staf tentang program loyalitas bukan hanya sekadar memberikan instruksi, melainkan memberi mereka pemahaman mendalam tentang apa yang diinginkan dan dibutuhkan oleh pelanggan.

Dengan informasi ini, staf Anda tidak hanya akan meningkatkan kemampuan staf, namun juga mendorong mereka untuk mempromosikan program loyalitas dengan cara yang menyenangkan dan tidak memaksa.

Dimana anda bisa memulainya dengan membuat pelatihan khusus yang menjelaskan program loyalitas yang dimiliki serta pendekatan yang efektif untuk memikat pelanggan untuk menggunakan layanan tersebut.

Pastikan juga untuk menjelaskan aturan dan layanan dengan jelas dan berikan studi kasus yang mungkin dihadapi staf saat menjelaskan mengenai program loyalitas ke pelanggan, sehingga mereka bisa melakukan antisipasi terlebih dhaulu dan memastikan untuk meningkatkan jumlah pelanggan.

Berikan juga apresiasi ke staf yang telah mempromosikan kartu loyalitas dalam jumlah dan jangka waktu tertentu, apresiasi ini tentunya akan membuat staf lebih bersemangat untuk mempromosikan kartu loyalitas, sehingga bisa menambah jumlah pengguna yang lebih banyak.

8. Evaluasi Hasil Kartu Loyalitas

Setelah melakukan promosi kartu loyalitas dan mendapatkan banyak perhatian dari pelanggan melalui penggunaan kartu tersebut, maka penting untuk melakukan evaluasi hasil kartu loyalitas.

Kegiatan ini dilakukan untuk memahami apakah promosi sudah dilakukan dengan baik dan menjangkau target pelanggan yang lebih luas.

Hal ini juga membantu untuk memahami apakah pelanggan sudah puas dengan hadiah yang ditawarkan atau terdapat keluhan lain yang perlu diperbaiki.

Dimana anda bisa memulai evaluasi tersebut dengan mengumpulkan informasi mengenai data transaksi untuk mengidentifikasi kebiasaan belanja konsumen dan pola pembelian yang dapat meningkatkan strategi promosi berikutnya.

Penggunaan fitur analisa juga menjadi kegiatan yang bisa dilakukan untuk memahami performa loyalitas pelanggan, dimana anda bisa menggunakan metrik seperti retensi pelanggan, frekuensi pembelanjaan, dan tingkat kepuasaan untuk menilai hasil program dengan lebih akurat.

Lakukan juga peninjauan ulasan pelanggan untuk mendapatkan hasil evaluasi yang lebih baik, anda juga bisa menggunakan testimoni konsumen untuk mengetahui apakah program loyalitas berfungsi dengan baik serta memahami perbaikan yang perlu dilakukan.

Informais ini juga membantu untuk membuat strategi program loyalitas yang lebih baik sehingga dapat meningkatkan pengalaman pelanggan secara menyeluruh.

Lakukan juga evaluasi secara berkala untuk dibandingkan dengan periode sebelumnya untuk mengetahui hasil program yang lebih baik untuk mempertahankan daya saing dengan kompetitor.

image 77

Contoh Kartu Loyalitas Untuk Promosi

Penggunaan kartu loyalitas tidak hanya bisa digunakan untuk brand besar saja, namun sudah banyak usaha yang sedang berkembang atau retail yang menggunakan kartu loyalitas untuk menjaga kesetiaan pelanggan.

Hal ini dikarenakan kemudahannya dalam membuat dan menggunakan kartu loyalitas untuk transaksi sehari-hari, sehingga memudahkan pelanggan untuk membawanya guna mendapatkan poin yang diinginkan.

Karenanya berikut contoh kartu loyalitas yang bisa digunakan untuk berbagai kegiatan interaksi dengan pelanggan dalam jangka waktu panjang.

1. Kartu Stempel Car Wash

Usaha car wash menjadi salah satu usaha yang membuka peluang pelanggan yang lebih besar, sebab pelanggan yang puas akan berulang kali untuk membersihkan kendaraannya.

Hal ini tentunya terasa menguntungkan sebab sebagian besar rumah tangga biasanya memiliki kendaraan lebih dari satu, sehingga ini akan menguntungkan bagi usaha car wash untuk mendapatkan jumlah pelanggan yang melakukan kegiatan pembelian berulang.

Sehingga untuk meningkatkan loyalitas pelanggan dan menarik mereka untuk datang kembali, maka menggunakan kartu loyalitas car wash bisa menjadi pilihan terbaik.

Hal ini akan membuat pelanggan mendapatkan hadiah setelah pembelian tertentu, misalnya mendapatkan gratis cuci kendaraan atau hadiah lain yang menarik perhatian,

Namun untuk mendapatkan hasil yang diinginkan, maka penting juga untuk membuat strategi kartu stempel car wash yang menguntungkan.

Dimana anda bisa memulainya dengan meghitung jumlah stempel yang harus dikumpulkan oleh pelanggan, dengan jumlah yang sesuai maka anda bisa memperhitungkan keuntungan yang bisa didapatkan dan bergantung dengan frekuensi pelanggan.

Tidak hanya itu, anda juga bisa memberikan hadiah yang menarik perhatian selain gratis cuci kendaraan, misalnya hadiah tertentu yang menguntungkan pelanggan dan membuat mereka tertarik untuk datang kembali.

2. Kartu Membership Minimarket

Pemberian kartu membership kini sudah dilakukan oleh banyak minimarket untuk mendapatkan loyalitas pelanggan.

Dimana pelanggan yang melakukan pembelian dalam jumlah tertentu akan mendapatkan poin atau stiker khusus yang bisa ditukar ke hadiah tertentu yang menguntungkan dan menarik perhatian pelanggan.

Tidak hanya itu, kepemilikan poin dalam jumlah tertentu juga bisa ditukar ke produk tertentu dalam jangka waktu tertentu, dimana ini akan menarik minat pelanggan untuk meningkatkan frekuensi belanja guna mendapatkan hasil poin yang diinginkan.

Melalui jumlah pengguna yang banyak dan frekuensi belanja yang sering, maka tidak mengherankan apabila banyak konsumen yang memiliki kartu membership minimarket di franchise retail tertentu.

Namun untuk mendapatkan hasil kartu membership yang menguntungkan, penting juga untuk membuat strategi guna mendapatkan hasil promosi yang sesuai.

Dimana anda bisa memulainya dengan mengetahui kebiasaan pelanggan, misalnya jumlah maksimum belanja serta frekuensi belanja yang dilakukan dalam jangka waktu tertentu.

Informasi ini dapat membantu untuk mengetahui jumlah poin atau stempel yang bisa dikumpulkan pelanggan untuk mendapatkan hadiah tertentu.

Kemudian tentukan juga hadiah yang bisa diberikan ke pelanggan untuk menarik minat mereka dalam menggunakan kartu membership dalam setiap kegiatan belanja.

Pastikan juga untuk menawarkan pelanggan membuat kartu membership atau mengisi poin belanja dengan menanyakan minat mereka sehingga pelanggan tertarik untuk terlibat pada program loyalitas.

3. Kartu Stempel Laundry

Bisnis laundry juga menjadi salah satu bisnis yang membuka peluang pembelian berulang, sebab kegiatan mencuci menjadi salah satu aktivitas yang dilakukan oleh banyak pelanggan secara rutin.

Sehingga untuk menjaga loyalitas pelanggan dalam jangka waktu panjang, maka memberikan penghargaan berupa kartu loyalitas akan membantu mereka untuk menjadi pelanggan tetap.

Hal ini juga menarik minat pelanggan untuk datang kembali menggunakan jasa anda dan mengejar poin hadiah yang didapatkan.

Dimana anda bisa memulainya dengan membuat strategi berlangganan yang menguntungkan dengan menghitung frekuensi pelanggan untuk berbelanja dalam jangka waktu tertentu.

Di sisi lain, pertimbangkan juga hadiah yang menarik perhatian pelanggan, sehingga mereka tertarik untuk melakukan kegiatan belanja berulang yang menguntungkan.

Annisa Ismi, Penulis Konten Profesional yang berpengalaman 3+ tahun dalam dunia kepenulisan dan berdedikasi di Upgraded.id. Kemampuan utama, SEO dan Content Writing.

You might also like