Cara Membuat Brand Identity Makanan Untuk UMKM

Produk makanan menjadi salah satu ide jualan yang banyak digunakan oleh UMKM untuk memulai bisnisnya. Hal ini dikarenakan pilihan konsumen yang beragam dari latar belakang usia, minat, serta pengeluaran, sehingga anda bisa menyasar target konsumen yang diinginkan.

Meskipun memiliki target konsumen yang banyak dan beragam, namun jenis usaha ini juga memiliki kompetitor yang bergerak di bidang yang sama.

Sehingga untuk memperkuat strategi promosi, penting untuk memiliki brand identity makanan yang relevan untuk mendapatkan hasil pemasaran yang maksimal.

Karenanya berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membuat brand identity makanan serta contohnya dari berbagai brand terkenal.

image 44

Baca Juga : Brand Identity Adalah : Strategi dan Cara Membuatnya

Cara Membuat Brand Identity Makanan

Banyaknya kompetitor yang bergerak di bidang yang sama, membuat pebisnis perlu membuat strategi promosi yang optimal untuk mendapatkan hasil penjualan maksimal.

Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan membuat brand identity makanan yang membantu membuat ciri khas produk yang mudah diingat oleh konsumen dalam jangka waktu lama dan membedakan dari kompetitor.

Karenanya berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membuat brand identity makanan untuk promosi dan meningkatkan awareness.

1. Buat Brand Image yang Sesuai

Langkah pertama yang bisa dilakukan untuk membuat brand identity makanan adalah menentukan brand image yang sesuai. Dimana ini dapat membantu konsumen untuk mendeskripsikan produk anda, meskipun mereka baru melihatnya satu kali.

Misalnya anda memiliki produk makanan sehat, maka anda bisa membuat brand image berupa produk yang bisa dinikmati untuk menjaga kesehatan serta bisa menjadi makanan diet yang lezat.

Tampilan ini akan membuat konsumen tertarik untuk mengenal produk yang ditawarkan serta melakukan pembelian produk. Tidak hanya itu, anda juga bisa melakukan analisa kompetitor untuk mengetahui kelebihan produk dibandingkan brand lain yang memiliki produk yang serupa.

Anda bisa melakukan analisa tersebut dengan melakukan penelusuran di sosial media serta mengunjungi dan mencoba produknya secara langsung.

Dimana ini dapat memudahkan untuk membuat list kelebihan dan kekurangan produk yang bisa dikembangkan sebagai nilai brand yang tidak dimiliki oleh kompetitor lainnya.

Pastikan juga untuk melayani konsumen dengan baik dengan memberikan kebutuhan konsumen yang sesuai dengan standar pelaksanaan. Hal ini tentunya akan membuat konsumen untuk lebih mudah dalam mengingat produk anda serta kembali untuk mendapatkan layanan konsumen yang diinginkan.

Pelayanan yang ramah juga bisa menjadi alasan konsumen untuk mengenalkan produk anda ke orang lain, sehingga meningkatkan konversi penjualan.

2. Buat Identitas Visual

Saat mengunjungi foodcourt atau pameran makanan, anda mungkin tertarik pada sebuah brand bukan hanya karena produk yang dijualnya saja, namun juga identitas visual yang dimiliki.

Memiliki identitas visual dapat membantu untuk mengenalkan produk dengan baik sekaligus dapat membedakan brand dengan kompetitor lain yang bergerak di bidang yang sama.

Namun dalam membuat identitas visual brand, penting untuk melakukan berbagai persiapan terlebih dahulu untuk membuat hasil promosi yang maksimal. Dimana anda bisa memulainya dengan membuat nama brand untuk mengenalkan produk dengan baik.

Pastikan untuk membuat nama brand yang mudah diingat dan bisa merepresentasikan produk dengan baik, sehingga konsumen bisa memahami produk yang dijual, meksipun baru mendengar nama brand tersebut.

Kemudian pilihlah juga nama logo yang dapat merepresentasikan produk dengan baik. Misalnya jika anda menjual produk ayam geprek, maka anda bisa menggunakan gambar ayam sebagai logo produk dan menggunakan berbagai modifikasi untuk menampilkan barang yang dijual dengan baik.

Dengan memilih logo yang baik dan mudah dikenali, maka akan memudahkan konsumen saat menentukan pilihan produk. Selain itu, tentukan juga warna produk yang bisa menjelaskan produk dengan baik.

Misalnya anda menjual produk makanan pedas, maka menggunakan warna produk merah bisa menjadi pilihan yang baik, karena dapat merepresentasikan rasa produk dengan baik.

3. Kembangkan Kemasan Produk

Dalam mengembangkan produk makanan, penting untuk mengembangkan kemasan produk. Memiliki kemasan produk yang baik, tidak hanya dapat menampung produk dengan aman, namun juga bisa merepresentasikan nama brand dengan baik, sehingga bisa menjadi media promosi yang menguntungkan.

Dimana anda bisa memulainya dengan memahami produk yang dijual, apakah produk anda berupa makanan kering atau makanan basah?

Apabila anda menjual makanan kering, maka anda bisa menggunakan kemasan produk dari bahan plastik agar produk tahan lama serta mudah dibawa oleh konsumen.

Selain itu, untuk meningkatkan promosi produk, maka anda bisa menggunakan warna kemasan yang bisa merepresentasikan produk dengan baik. Tambahkan juga logo di bagian kemasan, sehingga konsumen bisa mengenali nama merek dengan mudah.

Namun jika produk anda berupa makanan basah, maka anda bisa menggunakan wadah makanan dari kardus, dimana mereka bisa menampung produk dengan aman.

Pastikan kemasan produk memiliki banyak lapisan, sehingga produk tetap aman dibawa kemana saja serta memastikan rasa makanan terjaga dengan baik.

Pilihlah juga kemasan makanan yang aman sehingga menjaga kualitas brand serta memastikan konsumen bisa mengkonsumsi makanan dengan aman. Tidak hanya itu, dalam pemilihan kemasan produk, anda juga perlu memahami target konsumen.

Apabila anda menyasar target konsumen dari kalangan atas, maka anda bisa menggunakan kemasan produk dengan desain yang elegan, sehingga bisa menarik minat konsumen untuk melakukan pembelian karena kemasan produk yang dimiliki.

4. Buat Konten Promosi yang Sesuai

Dengan banyaknya kompetitor yang bergerak di bidang yang sama, melakukan promosi di sosial media bisa menjadi cara yang efektif. Hal ini dikarenakan mereka memiliki berbagai jenis konten yang beragam dan bisa digunakan sebagai media promosi dan interaksi dengan konsumen.

Dimana anda bisa memulainya dengan memahami tujuan promosi, apakah anda ingin meningkatkan brand awareness atau penjualan produk. Dengan memahami tujuan promosi yang tepat, maka akan membantu dalam memilih isi konten yang sesuai tujuan promosi.

Kemudian anda juga perlu memahami jenis konten yang disukai oleh konsumen, apakah mereka menyukai konten video pendek, single foto, atau carousel.

Dengan memilih jenis konten yang sesuai maka akan membantu konten promosi yang mudah dipahami oleh konsumen, sehingga menarik minat mereka untuk melakukan interaksi dan mengenal brand anda.

Anda bisa mengetahui jenis konten yang sesuai minat konsumen dengan melakukan analisa insight sosial media untuk mengetahui jenis konten yang disukai oleh konsumen.

Tidak hanya itu, anda juga bisa melakukan analisa kompetitor untuk mengetahui jenis konten yang sedang naik daun dan bisa diterapkan di konten promosi.

Agar anda tidak kebingungan dalam membuat konten promosi, maka anda bisa membuat pillar content yang dapat membantu untuk memahami isi konten yang sesuai untuk berbagai kebutuhan promosi dan interaksi dengan konsumen.

5. Lakukan Promosi Secara Langsung

Selain melakukan promosi melalui sosial media, promosi secara langsung juga bisa menjadi cara untuk meningkatkan brand awareness, apalagi jika anda memiliki produk makanan.

Hal ini dilakukan karena konsumen bisa mencoba produk secara langsung tanpa perlu menunggu lama. Dimana anda bisa melakukan promosi secara langsung dengan mengikuti bazaar yang dilakukan di berbagai pusat perbelanjaan atau acara tertentu.

Kegiatan ini dilakukan untuk memudahkan konsumen mengenal produk anda secara langsung dan mencobanya saat itu juga. Lalu agar produk anda menarik perhatian saat melakukan bazaar, maka anda bisa menghias produk dengan baik.

Misalnya dengan menggunakan warna tenda yang sesuai dengan produk agar mudah dikenali oleh pelanggan. Kemudian anda juga bisa menggunakan logo di bagian tenda tersebut, sehingga memudahkan konsumen untuk mengingat brand yang dimiliki.

Anda juga bisa membagikan produk anda dalam ukuran yang lebih kecil, dimana ini akan memudahkan konsumen untuk mengenal dan mencoba produk anda sebelum memutuskan melakukan pembelian.

Berikan juga diskon khusus yang membuat konsumen tertarik untuk melakukan pembelian, misalnya dengan memberikan bundling produk tertentu atau memberikan harga khusus apabila konsumen membeli dalam jumlah banyak.

Tidak hanya itu, pastikan juga untuk menjaga kualitas produk saat menjual di bazaar, sebab ini bisa menjadi alasan konsumen untuk membeli produk anda setelah mencobanya di bazaar.

strategi mengembangkan brand identity makanan

Strategi Mengembangkan Brand Identity Makanan

Memiliki brand identity saja tidak cukup dalam mengembangkan brand makanan yang dimiliki. Namun, anda juga perlu mengembangkannya dengan baik agar produk dan brand tetap diingat dan bisa bersaing dengan kompetitor lain yang bergerak di bidang yang sama.

Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengembangkan brand identity untuk kebutuhan promosi jangka panjang.

1. Buat Brand Message yang Konsisten

Memiliki ciri khas khusus di sebuah brand dapat membantu merek anda bersaing dengan kompetitor lain yang bergerak di bidang yang sama.

Salah satunya adalah dengan memiliki brand message yang menjadi identitas bisnis, sekaligus cara untuk menghubungkan produk dengan audiens untuk membangun loyalitas dan memperluas jangkauan konsumen.

Sehingga untuk membuat brand message, anda bisa memulainya dengan menilai keunikan produk, dengan memahami kelebihan produk dibandingkan kompetitor lain yang bergerak di bidang yang sama.

Kemudian, gunakan juga gaya bahasa yang sesuai dengan target audience, sehingga pesan promosi mudah diingat oleh pembeli, lakukan juga penyesuaian nada pesan dengan target audience untuk menciptakan pesan promosi yang lebih dalam dan mudah dipahami oleh konsumen.

Gunakan juga gaya bahasa tersebut secara konsisten di berbagai media promosi, misalnya di sosial media, website brand, atau iklan, sehingga konsumen bisa lebih mudah mengingat produk anda melalui pilihan gaya bahasa yang digunakan.

2. Gunakan Gaya Bahasa yang Sesuai

Dalam melakukan promosi melalui sosial media atau secara langsung, memilih gaya bahasa yang sesuai dapat membantu untuk menyampaikan pesan promosi secara maksimal.

Hal ini dikarenakan anda menyesuaikan gaya penyampaian dengan target konsumen yang dituju untuk menyampaikan pesan promosi dengan baik.

Sehingga penting untuk memilih gaya bahasa sesuai dengan target promosi untuk membangun hubungan dan interaksi yang lebih baik.

Dimana anda bisa memulainya dengan memahami target konsumen yang dituju, misalnya jika anda menyasar kalangan anak muda, maka anda bisa menggunakan gaya bahasa yang santai dan mudah dipahami.

Namun, jika anda menyasar target konsumen profesional, maka anda bisa menggunakan gaya bahasa yang singkat namun formal agar pesan promosi bisa disampaikan dengan baik.

Kemudian setelah menentukan gaya bahasa yang sesuai, maka anda bisa menggunakannya di berbagai media promosi, mulai dari sosial media dan kemasan produk, sehingga anda bisa membuat kesan merek yang kuat di benak konsumen.

Hal ini juga dapat membantu untuk meningkatkan pengenalan brand dan membangun hubungan yang lebih kuat dengan target audiens.

Gunakan juga pilihan kata yang tepat untuk mencerminkan identitas brand anda, misalnya jika anda memiliki produk makanan ringan, maka anda bisa menggunakan gaya bahasa yang gaul dan kekininan.

Namun, jika anda memiliki produk cemilan sehat dan premium, maka anda bisa menggunakan gaya bahasa yang lebih formal untuk memberikan kesan eksklusif.

Selain itu, sampaikan juga promosi menggunakan pendekatan storytelling, dimana cara ini tidak hanya bisa menyampaikan pesan dengan baik, namun juga bisa menyentuh sisi emosional audiens.

Hal ini tentunya dapat membangun loyalitas konsumen dan membuat mereka merasa bagian dari brand anda.

Anda juga bisa menggunakan saluran komunikasi yang sesuai, mislanya dengan menggunakan Instagram, Tiktok, Facebook, atau Email marketing, pastikan untuk menggunakan gaya bahasa yang sesuai agar pesan promosi bisa disampaikan dengan baik.

Lakukan juga eksperimen untuk memilih gaya bahasa yang berbeda namun sesuai dengan branding produk, kemudian anda bisa menyusun strategi pendekatan dengan gaya bahasa tersebut.

Pastikan juga untuk memantau hasil analisa promosi secara rutin dan konsisten untuk memastikan promosi berjalan dengan baik.

3. Buat Desain yang Mudah Diingat dan Digunakan

Membuat desain brand makanan juga penting dilakukan untuk membuat merek anda mudah dikenali dan diingat oleh konsumen. Anda bisa memulai membuat desain brand makanan dengan memahami produk yang dijual, dimana ini bisa menjadi representasi brand dengan baik.

Gunakan juga elemen-elemen yang sesuai untuk membuat desain promosi yang dapat merepresentasikan produk dengan baik. Anda juga bisa menggunakan berbagai pilihan warna yang dapat menjelaskan brand dengan baik dan mudah diingat oleh konsumen.

Sehingga anda bisa menggunakannya di berbagai media promosi untuk memperkuat branding yang kuat dan konsisten. Pilihlah juga tipografi, font, dan elemen yang unik untuk membuat brand anda mudah dikenali saat membuat iklan di sosial media atau secara langsung.

Dimana cara ini akan membantu produk anda mudah dikenali saat melakukan promosi secara langsung atau sosial media. Guna memudahkan proses desain untuk konten sosial media atau promosi produk, anda bisa menggunakan aplikasi edit foto atau video yang mudah digunakan.

Hal ini dikarenakan mereka menyediakan berbagai opsi template yang memudahkan anda untuk mendesain konten dengan mudah dan cepat.

4. Bangun Hubungan Emosional dengan Konsumen

Dalam membangun brand identity makanan, membangun hubungan emosional dengan konsumen dapat membantu untuk meningkatkan kesuksesan brand.

Sehingga dengan memiliki hubungan emosional dengan konsumen, mereka akan memilih brand anda dibandingkan kompetitor lain meskipun memiliki produk yang sama.

Dimana anda bisa memulainya dengan memahami nilai yang dianut oleh konsumen, apakah mereka menyukai jenis makanan sehat atau ingin membangun interaksi dengan orang terdekat?

Nilai yang dimiliki ini akan membantu untuk mengumpulkan informasi dalam membuat konten yang interaktif dengan konsumen.

Kemudian anda bisa membuat cerita mengenai proses pembuatan produk anda serta kisah di balik pembuatan brand, dimana ini dapat membantu untuk membangun hubungan dengan pembeli.

Lakukan juga interaksi dengan konsumen baik secara langsung atau melalui sosial media untuk membangun hubungan yang lebih baik.

Dimana anda bisa membalas berbagai komentar mereka, sehingga mereka tertarik untuk membagikan cerita lainnya sehingga membangun interaksi jangka panjang.

contoh brand identity produk makanan

Contoh Brand Identity Merek Makanan

Memiliki identitas merek tidak hanya sekedar memiliki logo atau desain kemasan, namun ini juga menjadi cara bagi konsumen untuk mengenal dan mengingat produk anda.

Apalagi di tengah persaingan produk yang ketat, memiliki identitas merek bisa membantu untuk memenangkan hati konsumen dan membangun loyalitas.

Sehingga membangun identitas merek yang tepat memerlukan strategi yang matang dan pemahaman mengenai target konsumen dan pasar.

Hal ini juga perlu didukung dengan berbagai elemen seperti palet warna dan narasi merek yang dapat mencerminkan nilai produk yang ditawarkan. Berikut beberapa contoh brand identity dari merek makanan yang bisa dicontoh untuk keperluan promosi.

1. Indomie

Indomie telah menjadi brand makanan yang memiliki identitas merek yang kuat serta didukung dengan strategi promosi yang inovatif, sehingga lebih mudah diingat oleh konsumennya.

Salah satu brand identity Indomie adalah penggunaan palet warna yang mencolok dan mudah diingat dan diidentifikasi oleh konsumen. Dimana elemen-elemen ini tidak hanya menjadi simbol produk namun juga merepresentasikan rasa makanan.

Selain itu, brand Indomie juga memiliki kehadiran di sosial media yang kuat melalui promosi dan konten yang relevan, sehingga mereka dapat melakukan interaksi dengan konsumen dari berbagai usia dan kalangan.

Indomie juga dikenal dengan kolaborasinya dengan berbagai selebriti dan influencer, sehingga meningkatkan daya tariknya di kalangan generasi muda, dimana kolaborais ini tidak hanya meningkatkan brand awareness, namun juga memperkaya pengalaman konsumen.

2. McDonald’s

McDonald’s tidak hanya sekedar restoran cepat saji, namun juga memiliki berbagai elemen brand identity yang mudah diingat, mulai dari palet warna serta maskotnya yang berhasil memperkuat identitas merek.

Apalagi mereka juga menggunakan strategi promosi melalui iklan yang mudah diingat dan dapat beradaptasi dengan berbagai tren lokal di berbagai negara.

Tidak hanya itu, McDonald’s juga memiliki standar tinggi dalam distribusi dan kualitas layanan, sehingga menjadikan setiap cabang memiliki rasa yang sama, dimana ini bisa mencerminkan konsistensi dan kepercayaan konsumen.

3. Chitato

Chitato tidak hanya sekedar produk makanan ringan, namun juga merek yang memiliki identitas yang mudah diingat oleh konsumen.

Dimulai dengan penggunaan slogan yang ikonik dan didukung dengan perpaduan warna-warna cerah yang mencerminkan variasi produk yang dimiliki.

Merek ini juga memiliki logo yang tegas sehingga mudah diingta oleh konsumen, sehingga setiap elemennya menjadikan produk ini lebih mudah diingat oleh konsumen, sehingga bisa memiliki promosi yang jangka panjang.







Annisa Ismi, Penulis Konten Profesional yang berpengalaman 3+ tahun dalam dunia kepenulisan dan berdedikasi di Upgraded.id. Kemampuan utama, SEO dan Content Writing.

You might also like