

Dalam dunia bisnis yang kompetitif, memiliki produk yang bagus saja tidak cukup, namun diperlukan juga strategi merchandising dapat menjadi faktor penjualan.
Dimana ini bukan hanya menata produk di rak, namun juga pengemasan produk, penetapan harga dan promo, serta pendekatan untuk menjangkau konsumen.
Sehingga penting untuk menerapkan strategi merchandising yang menguntungkan dan memudahkan untuk ditemukan target konsumen.
Dimana ini membuat produk anda dapat menonjolkan nilai dan keunikan yang dimiliki sekaligus menarik perhatian konsumen. Berikut beberapa strategi merchandising yang dapat membantu produk lebih unggul di tengah persaingan pasar yang ketat.

Baca Juga : Merchandising Adalah : Manfaat, Jenis, dan Strateginya
Langkah pertama yang bisa dilakukan untuk membuat strategi merchandising yang menguntungkan adalah menentukan tujuan promosi.
Apakah anda ingin meningkatkan penjualan produk atau mengenalkan produk baru? dimana keduanya memiliki pendekatan yang berbeda.
Misalnya jika anda ingin meningkatkan penjualan melalui strategi merchandising, maka anda bisa menata produk anda sejajar dengan mata konsumen, sehingga konsumen lebih mudah untuk melihat produk anda dan melakukan pembelian.
Tidak hanya itu, anda juga bisa menempatkan produk anda di samping produk utama, misalnya jika anda menjual kaos kaki, maka bisa menempatkannya di sebelah rak sepatu atau rak kasir yang memudahkan untuk mempelajari dan mengambilnya sebelum melakukan pembayaran.
Selain itu, jika anda ingin meningkatkan penjualan produk, maka anda bisa membuat papan tanda khusus yang menunjukkan promo harga, sehingga konsumen tertarik untuk membelinya karena harga yang lebih murah dengan nilai yang sama dengan produk sebelahnya.
Sementara, jika anda memiliki tujuan untuk mempromosikan produk tertentu, maka anda perlu membuat pendekatan yang berbeda.
Misalnya anda bisa membuat booth khusus yang memajang produk anda secara individu, dimana ini akan menarik minat konsumen untuk mempelajari produk anda, sehingga bisa mengenalkan produk yang lebih baik.
Tidak hanya itu, anda juga bisa menggunakan perpaduan warna brand dan produk dengan baik, dimana ini bisa menampilkan ciri khas produk yang mudah dikenali.
Hal ini juga membantu pelanggan brand tertentu untuk mengenali produk baru yang dikeluarkan oleh brand tertentu, sehingga bisa mengenalkan produk secara maksimal.
Anda juga bisa menggunakan papan tanda yang menampilkan harga dan deskripsi produk dengan cara yang lebih menarik dan mudah dikenali, sehingga konsumen yang lewat bisa membacanya sekilas dan tertarik untuk mempelajarinya lebih dalam.
Pastikan juga untuk menyusun produk dengan baik, sehingga produk anda mendapatkan perhatian konsumen serta membuat produk anda terlihat mencolok di antara produk lainnya.

Membuat kalender promosi menjadi salah satu strategi merchandising yang bisa dilakukan untuk meningkatkan keuntungan, sebab kebiasan konsumen tentunya berganti saat musim tertentu, sehingga anda perlu memastikan produk anda digunakan konsumen sepanjang waktu meksipun kebiasan berganti.
Dimana anda bisa memulainya dengan membuat pemetaan kebiasaan konsumen berdasarkan bulan, misalnya bulan januari yang memiliki curah hujan yang tinggi, maka anda bisa membuat campaign untuk mempromosikan produk sabun cuci baju anda bisa menghilangkan bau apek karena hujan terus menerus.
Sedangkan, apabila anda memasuki masa liburan, maka anda bisa mempromosikan sabun cuci baju anda juga bisa mengharumkan pakaian selama liburan, sehingga membuat konsumen percaya diri untuk berkaktivitas di luar ruangan.
Penggunaan kalender promosi yang baik, tentunya akan membuat penjual bisa lebih mudah membuat campaign dengan kebiasaan yang sesuai kebutuhan konsumen.
Agar campaign promosi menjadi lebih maksimal, maka anda perlu merancangnya dengan baik, misalnya dengan durasi promosi, batas waktu, dan hasil akhir, dimana perencanaan yang dilakukan lebih awal akan membantu agar kegiatan promosi bisa dilakukan secara maksimal.
Dimana anda bisa mengguanakan kalender digital yang membantu untuk membagikan informasi tersebut ke tim lain secara maksimal.

Langkah selanjutnya yang bisa dilakukan untuk membuat strategi merchndising produk yang maksimal adalah dengan melakukan analisa produk untuk membantu membuat campaign yang sesuai.
Salah satu cara analisa yang bisa dilakukan adalah dengan memahami produk yang dijual, apakah produk anda termasuk produk utama atau pendamping, dimana dengan memahami posisi produk, maka anda membantu untuk memahami penempatan produk yang sesuai.
Tidak hanya itu, anda juga perlu melakukan analisa produk untuk mengetahui apakah produk anda sudah mencapai keuntungan yang diinginkan? dimana ini juga bisa membantu analisa apakah produk anda sudah ditempatkan di tempat yang tepat sehingga bisa meningkatkan penjualan atau perlu menempatkan di tempat yang lebih baik untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
Selain itu, anda juga bisa mengukur hasil campaign promosi, dimana cara ini dapat membantu apabila anda membuat stand khusus selama promosi, strategi ini tentunya dapat membantu untuk memastikan apakah hasil stand sudah mencolok, sehingga bisa meningkatkan keuntungan penjualan melalui campaign yang dilakukan dalam jangka waktu tertentu.
Anda juga bisa menggunakan tools khusus yang dapat membantu untuk menghitung hasil promosi sekaligus menyimpannya secara terus menerus, dimana ini dapat membantu apakah strategi promosi anda lebih berhasil dibandingkan campaign yang lalu dan evaluasi yang perlu dilakukan.
Pastikan juga untuk melakukan analisa secara rutin untuk memastikan campaign yang dilakukan sudah berjalan dengan baik untuk mendapatkan hasil yang diinginkan.

Mengenali target konsumen menjadi salah satu strategi yang bisa dilakukan untuk mengembangkan merchandising dan membuat campaign produk yang sesuai.
Dimana cara ini dapat membantu untuk memahami kebiasaan dan preferensi konsumen sebelum mereka tertarik untuk melakukan pembelian.
Anda bisa memulainya dengan mempelajari pola pembelian konsumen, dimana ini dapat membantu anda untuk mengetahui kapan produk mendapatkan penjualan tertinggi dan terendah.
Informasi ini tentunya dapat membantu untuk mengetahui alasannya, misalnya jika produk snack sedang mengalami pembelian tertinggi, maka ini bisa berarti terjadi momen tertentu yang membuat konsumen tertarik untuk membeli produk tersebut di waktu tersebut.
Sehingga anda bisa memasukkan informasi tersebut ke dalam analisa yang bisa digunakan sebagai ide campaign di waktu yang akan datang.
Tidak hanya itu, anda juga bisa menandai momen tertentu untuk membantu membuat campaign yang relevan dengan kebutuhan konsumen.
Misalnya jika memasuki momen hari raya, maka anda bisa mempromosikan produk snack anda sebagai teman perjalanan saat mudik, sehingga anda bisa membuat kemasan khusus yang memudahkan konsumen untuk mengonsumsinya serta membantu untuk meningkatkan penjualan.
Berbagai analisa ini dapat membantu untuk menyesuaikan pendekatan merchandising untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan konsumen serta membantu mendapatkan informasi mengenai pendekatan yang menarik bagi pembeli.

Memiliki media promosi yang unik juga bisa menjadi jalan untuk memaksimalkan strategi merchandising yang membuat konsumen tertarik untuk mempelajari produk yang ditawarkan.
Sehingga penting bagi konsumen untuk membuat media promosi yang unik dan membuat produk anda lebih mudah dikenal. Pendekatan ini juga membantu saat anda mengenalkan produk baru atau melakukan campaign tertentu yang bisa meningkatkan keuntungan.
Berikut cara membuat media promosi yang unik untuk mempromosikan produk dengan baik dan bisa meningkatkan keuntungan penjualan.
Langkah pertama yang bisa dilakukan untuk membuat media promosi yang unik adalah dengan membuat stand khusus. Dimana cara ini bisa dilakukan apabila anda hendak mengikuti bazaar khusus, pameran produk, atau hendak mempromosikan produk di pusat perbelanjaan.
Penggunaan stand khusus akan membuat konsumen fokus pada produk yang ditawarkan, sehingga dapat membantu konsumen tertarik pada produk tersebut dan akhirnya melakukan pembelian.
Anda bisa memulai membuat stand produk dengan mengetahui tempat promosi, misalnya jika anda ingin mempromosikan produk di pameran produk atau bazaar khusus, maka anda bisa menggunakan ukuran yang lebih besar, sehingga bisa menampung lebih banyak barang dan membuat konsumen tertarik pada produk yang ditawarkan.
Sedangkan jika anda hendak melakukan promosi di pusat perbelanjaan, maka anda bisa membuat stand produk yang lebih kecil karena keterbatasan ruang, meskipun begitu, anda bisa melakukan inovasi dengan membuat ukuran stand produk yang tinggi dan ramping sehingga bisa menampung banyak produk dan membuat media promosi yang mudah dikenali.
Kemudian agar stand produk anda menarik perhatian konsumen, maka anda bisa membuat tema campaign yang sesuai, sehingga konsumen bisa memiliki relevansi dengan produk yang ditawarkan.
Misalnya jika anda memiliki produk tabir surya, maka anda bisa membuat tema campaign produk liburan, dimana ini akan membuat produk anda relevan dengan kebutuhan konsumen yang ingin melindungi dirinya saat bermain di bawah sinar matahari.
Selain itu, anda juga bisa menambahkan visualisasi yang sesuai untuk memaksimalkan tema produk dan mendapatkan hasil promosi yang maksimal.
Salah satu ciri khas yang mudah dikenali oleh konsumen adalah penggunaan warna produk tertentu, sehingga mudah dikenali oleh pelanggan serta mengidentifikasi produk yang dijual.
Sehingga menggunakan warna produk menjadi salah satu strategi yang bisa digunakan saat membuat stand produk agar mencolok dan mudah dikenali oleh pelanggan dan konsumen.
Dimana anda bisa memulainya dengan mengidentifikasi warna produk yang dimiliki, sehingga bisa dimasukkan ke warna stand yang dibangun.
Tidak hanya itu, anda juga bisa menggunakan warna brand yang biasanya mudah dikenali oleh pelanggan atau konsumen, sehingga pelanggan bisa mengenali brand anda meskipun melihatnya dari jauh.
Selain itu, anda juga bisa menggunakan pilihan warna yang bisa mengasosiasikan warna dengan baik, sehingga konsumen yang belum mengenal produk anda bisa mengenali produk yang dijual.
Misalnya jika anda menjual produk rumput laut atau produk dengan rasa rumput laut, maka anda bisa menggunakan warna biru di produk anda.
Cara ini tentunya dapat membantu produk anda mudah dikenali oleh konsumen yang belum mengenal produk yang ditawarkan namun tertarik pada rasa yang digunakan.
Penggunaan warna produk juga bisa digunakan di berbagai aksesori yang digunakan, misalnya pita atau tambahan miniatur tertentu, dimana ini akan membuat stand anda terlihat menarik dan tidak membosankan, sehingga dapat bersaing dengan kompetitor lain yang berjualan di pameran yang sama.
Membuat pop up produk menjadi strategi merchandising untuk promosi produk karena memiliki tampilan yang mencolok dan mudah dikenali. Penggunaan pop up produk juga membantu untuk memamerkan produk di bazaar, pameran, atau launching produk.
Namun untuk mendapatkan hasil promosi yang maksimal, maka diperlukan strategi yang tepat untuk mendapatkan keuntungan yang diinginkan.
Dimana anda bisa memulainya dengan memahami tema dan konsep promosi yang sesuai dengan brand, misalnya anda menjual produk air kelapa dalam kemasan, maka anda bisa membuat tema olahraga yang segar dan menggunaakn produk anda sebagai penghilang dahaga.
Tidak hanya itu, tampilan pop up juga perlu didukung dengan elemen visual yang konsisten yang selaras dengan identitas merek yang dapat membantu untuk membangun hubungan emosional dengan audiens.
Selain itu, agar stand produk anda bisa berthan dengan baik selama promosi berlangsung, maka pastikan untuk memilih bahan yang berkualitas dengan bentuk yang mudah dirakit agar pop up bisa digunakan berkali-kali selama acara berlangsung.
Pastikan juga untuk membangun referensi dari berbagai sumber untuk memastikan desain pop up anda selaras dengan tema campaign yang dimiliki untuk mendapatkan hasil promosi yang maksimal.
Anda juga bisa menggunakan sosial media untuk mempromosikan acara pop up untuk menarik lebih banyak pengunung dan membuat acara menjadi lebih meriah.
Tawarkan juga berbgai hadiah yang menarik yang bisa didapatkan selama acara pop up berlangsung untuk menarik minat pelanggan untuk berkunjung dan memikat konsumen untuk mempelajari produk yang ditawarkan.
Berikan juga aktivitas interaktif yang berkaitan dengan produk anda, misalnya dengan memberikan konsultasi produk dengan alat khusus apabila konsumen melakukan pembelian produk apapun, dimana cara ini akan menarik minat konsumen untuk melakukan pembelian selama acara berlangsung.
Memiliki alat pendukung bisa membantu promosi produk baru menjadi lebih maksimal, apalagi jika produk tersebut relevan dengan produk yang dimiliki.
Dimana anda bisa memulainya dengan memahami kebutuhan konsumen yang relevan dengan produk anda, misalnya anda memiliki produk moisturizer untuk jerawat, maka anda bisa menggunakan alat pendukung yang membantu menyelesaikan masalah konsumen.
Kemudian anda bisa mencari produk yang dapat mendukung promosi produk sekaligus mengatasi masalah konsumen dengan mudah.
Misalnya jika anda memiliki produk moisturizer yang mengatasi masalah jerawat, maka anda bisa menggunakan alat khusus untuk mendetekni masalah konsumen yang bisa diselesaikan dengan produk yang ditawarkan.
Selain itu, pastikan investasi tersebut berjalan dengan baik dengan mencoba membeli beberapa alat terlebih dahulu untuk mengukur tingkat keberhasilannya.
Lalu anda bisa membawa produk tersebut ke berbagai acara promosi yang dilakukan, misalnya ke acara bazaar atau pameran produk, sehingga konsumen bisa menggunakan alat tersebut dan menggunakan produk yang ditawarkan.
Pastikan juga untuk melakukan promosi guna mempromosikan campaign yang dilakukan dengan alat tersebut, sehingga menarik minat konsumen untuk mencobanya.
Penggunaan alat pendukung tidak hanya bisa digunakan untuk melakukan interaksi dengan konsumen, namun mempercantik stand yang dimiliki.
Misalnya saja anda ingin membuat campaign promosi dengan produk anda menggunakan tema pantai, maka anda bisa menggunakan berbagai alat pendukung untuk mendapatkan hasil promosi yang maksimal.
Misalnya saja anda bisa menggunakan pasir pantai atau latar belakang laut sebagai background stand, dimana cara ini dapat membantu tema promosi menjadi lebih sesuai.

Memiliki identitas merek yang kuat dapat membantu untuk menonjolkan produk di antara kompetitor, sehingag membuat identitas yang kuat dapat membantu konsumen untuk menemukan produk dengan mudah.
Sehingga diperlukan strategi untuk menggabungkan berbagai elemen untuk merancang strategi merchandising yang kuat. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membangun identitas merek agar produk mudah dikenali di penataan produk.
Langkah pertama yang bisa dilakukan untuk membangun identitas merek adalah dengan membuat logo yang menarik, dimana ini akan membuat konsumen lebih mudah untuk mengenal produk anda lebih cepat dan mengingatnya dalam waktu lama.
Pembuatan logo sendiri bisa menggunakan berbagai cara yang dapat merepresentasikan produk dengan baik dan mudah diingat oleh konsumen.
Misalnya anda bisa menggunakan logo produk dengan gambar yang lebih mudah merepresentasikan produk dengan baik dan mudah dikenali oleh konsumen.
Contohnya anda bisa menggunakan gambar cabai untuk logo produk saus, dimana ini dapat menjelaskan produk dengan baik, meskipun konsumen belum mengenal brand anda.
Kemudian, anda juga bisa menggunakan logo dengan huruf alphabet atau angka yang dapat menjelaskan nama brand dan produk dengan baik, sehingga mudah diingat oleh konsumen.
Tidak hanya itu, anda juga bisa mencari representasi logi di berbagai sumber untuk menemukan desain logo yang bisa diubah dan diterapkan kembali di produk yang dimiliki.
Namun, pastikan agar logo yang digunakan tidak memiliki kemiripan dengan produk lain yang membuat produk anda sulit dikenali.
Pastikan juga untuk menggunakan logo tersebut di berbagai media promosi untuk memasarkan produk dengan baik dan memudahkan konsumen untuk mengenal produk yang dimiliki.
Memiliki identitas visual juga dapat membantu produk anda mudah dikenali apabila dipromosikan melalui stand tertentu, sehingga dapat menarik minat pelanggan untuk melakukan pembelian atau konsumen yang ingin mempelajari produk yang ditawarkan.
Sehingga anda perlu mengembangkan identitas visul yang sesuai untuk merepresentasikan poduk dengan baik dan bisa digunakan jangka panjang.
Misalnya anda bisa merancang warna produk yang dapat merepresentasikan produk dengan baik dan membantu calon konsumen untuk memahami produk yang dijual.
Contohnya jika anda menjual produk makanan pedas, maka anda bisa menggunakan pilihan warna merah atau oranye untuk merepresentasikan produk dengan baik dan bisa digunakan di berbagai media promosi.
Tidak hanya itu, anda juga bisa menggunakan tipografi untuk menuliskan pesan yang dimiliki melalui pilihan font yang sesuai, sehingga bisa merepresentasikan produk dengan baik.
Misalnya jika anda memiliki produk yang memiliki kesan yang eksklusif, maka anda bisa mengguankan tipografi atau font yang memiliki tampilan elegan, sehingga bisa meningkatkan representasi produk yang selaras.
Selain itu, guna meningkatkan tampilan produk, maka anda bisa membuat font sendiri atau membelinya dari situs khusus dan kemudian diguanakn sebagai kebutuhan promosi.
Penggunaan pesan juga perlu dikembangkan untuk membantu komunikasi dengan target konsumen yang memiliki gaya bahasa yang berbeda.
Misalnya untuk target konsumen kalangan anak muda, maka anda bisa menggunakan gaya bahasa yang casual serta istilah yang kekinian, dimana ini akan memudahakn konsumen untuk memahami pesan yang disampaikan serta membuat mereka mengingat isi pesan promosi dengan mudah.
Tidak hanya itu, anda juga bisa melakukan analisa sosial media untuk mengetahui topik yang relevan dengan target konsumen atau istilah yang sedang digunakan saat ini.
Cara ini tentunya membantu untuk mengembangkan media promosi dengan baik, sehingga bisa digunakan untuk jangka panjang atau campaign promosi tertentu.
Pastikan juga untuk melakukan analisa identitas visual secara rutin untuk memastikan mereka tetap relevan, sehingga anda tidak perlu terus menerus mengubahnya.
Annisa Ismi, Penulis Konten Profesional yang berpengalaman 3+ tahun dalam dunia kepenulisan dan berdedikasi di Upgraded.id. Kemampuan utama, SEO dan Content Writing.