Strategi Omnichannel Marketing Untuk Brand yang Menguntungkan

Dengan kemudahan teknologi, kegiatan promosi kini lebih mudah dilakukan dengan menggunakan berbagai saluran promosi.​

Mulai dari sosial media, E-commerce, hingga toko, dimana pembeli mengharapjan interaksi yang mudah dengan brand kesukaan mereka, sehingga memahami strategi omnichannel yang sesuai dapat membuat promosi menjadi lebih relevan dan meningkatkan keberhasilannya.

Sehingga membuat strategi omnichannel marketing juga dibutuhkan konten yang menarik dan interaksi yang selaras di semua titik pelanggan.

Berikut berbagai strategi omnichannel marketing yang bisa digunakan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan, memperluas jangkauan pasar, serta meningkatkan keuntungan.

strategi content marketing dengan memberikan pelayanan konsumen

Baca Juga : Omnichannel Adalah : Jenis dan Strateginya

Berikan Pengalaman Konsumen yang Personal

Memberikan pela​yanan konsumen yang selaras menjadi salah satu strategi omnichannel marketing yang perlu dilakukan untuk meningkatkan keuntungan.

Hal ini dikarenakan penyampaian pesan yang selaras di semua media promosi dapat membantu konsumen untuk memahami isi pesan promosi yang diberikan serta membantu memecahkan masalah mereka.

Sehingga penting bagi brand untuk memberikan pengalaman konsumen yang personal dengan ramah, sehingga dapat membantu menyukseskan strategi omnichannel marketing.

Karenanya berikut berbagai cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan pengalaman konsumen yang personal serta bisa digunakan jangka panjang.

1. Jawab Pesan dengan Ramah dan Solutif

Langkah pertama yang bisa dilakukan dalam memberikan pelayanan konsumen yang baik adalah dengan menjawab pesan dengan ramah dan solutif.

Dimana anda membantu menyelesaikan masalah konsumen yang bertanya mengenai produk yang anda tawarkan, sehingga mereka bisa mendapatkan solusi yang diinginkan

Anda bisa memulai menjawab pesan konsumen dengan mengucapkan salam terlebih dahulu untuk menyapa dan menunjukkan keramahan ke konsumen.

Kemudian anda bisa memberikan solusi dari masalah konsumen, baik saat mereka menanyakan produk atau bertanya mengenai rekomendasi produk, dimana pertanyaan yang dijawab dengan baik dapat meyakinkan konsumen untuk membeli produk yang ditawarkan.

Pastikan juga untuk menggunakan gaya bahasa yang baik dan sesuai, sehingga konsumen bisa lebih mudah memahami isi pesan dan menjalankan solusi yang ditawarkan.

2. Berikan Konten Promosi yang Personal

Langkah selanjutnya yang bisa digunakan untuk meningkatkan pelayanan konsumen dengan baik adalah dengan memberikan konten promosi yang personal.

Dimana anda bisa memanfaatkan fitur email marketing yang dapat mengirimkan voucher yang personal ke konsumen, sehingga mereka bisa menggunakannya dengan baik dan mendapatkan produk yang diinginkan.

Namun sebelum membuat konten promosi yang personal, anda juga perlu melakukan berbagai persiapan untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Anda bisa memulainya dengan membuat segmentasi konsumen untuk mengelompokkan pembeli yang sering melakukan pembelian, baru membuat akun, atau belum melakukan pembelian sama sekali.

Penggunaan segmentasi konsumen dapat membantu untuk memberikan voucher yang sesuai kebutuhan dan posisi mereka, sehinggaa anda bisa mendapatkan pembelian sesuai dengan posisi konsumen.

Pemberian konten promosi yang personal, tidak hanya diberikan melalui media online, namun anda juga bisa memberikannya ke konsumen yang melakukan pembelian secara langsung.

Misalnya saja anda bisa memberikan diskon ke konsumen yang melakukan pembelian pada tanggal dan event tertentu, dimana potongan harga khusus atau produk gratis yang diberikan secara personal juga dapat membantu memberikan pelayanan konsumen yang baik dan membuat mereka kembali untuk melakukan pembelian.

3. Berikan Pelayanan Terbaik

Memberikan pelayanan konsumen yang baik menjadi kunci di omnichannel marketing agar konsumen kembali untuk melakukan pembelian.

Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah dengan mendengarkan masalah konsumen, apakah mereka mencari produk tertentu atau bertanya mengenai rekomendasi produk?

Dimana mendengarkan keluhan konsumen dengan baik dapat membantu memberikan solusi konsumen yang sesuai dengan keinginan mereka.

kemudian jika konsumen kebingungan saat memilih produk di toko, maka anda bisa menghampirinya terlebih dahulu untuk menanyakan keluhan mereka, sehingga anda bisa membantu menyelesaikan masalah mereka dengan memberikan solusi yang sesuai.

Namun, apabila anda melakukan interaksi dengan konsumen secara daring, maka anda perlu memberikan pendekatan yang berbeda.

Dimana anda bisa memulainya dengan membalas pesan konsumen dengan cepat, dimana respon yang tanggap dan sesuai akan membuat konsumen merasa diperhatikan.

Kemudian, anda juga bisa menggunakan gaya bahasa yang sesuai dengan target konsumen yang mudah dipahami, sehingga mereka bisa mendapatkan solusi yang selaras.

Tanyakan kembali apakah konsumen sudah memahami pesan yang disampaikan untuk memastikan pesan telah dipahami dengan baik dan konsumen bisa melanjutkan transaksi yang diinginkan.

4. Berikan Rekomendasi Produk

Banyaknya produk yang dimiliki oleh suatu brand terkadang membuat konsumen bingung untuk memilih barang yang sesuai dengan masalah yang dihadapi.

Sehingga memberikan rekomendasi produk yang sesuai dapat membantu untuk menyelesaikan masalah konsumen serta meningkatkan penjualan produk, dimana anda bisa memulainya dengan memahami masalah konsumen dengan mendengarkan keluhan mereka dengan baik.

Kemudian anda juga bisa memberikan pendekatan personal untuk mengetahui keinginan konsumen untuk memberikan rekomendasi produk yang sesuai.

Lalu pastikan juga untuk menjelaskan manfaat produk dibandingkan fitur yang dimiliki, sebab konsumen awam biasanya kurang memahami fitur yang diberikan sehingga anda lebih baik menjelaskan manfaat produknya untuk menarik minat konsumen melakukan pembelian.

Namun, apabila konsumen masih ragu, maka anda bisa memberikan testimoni dari konsumen yang telah melakukan pembelian sebelumnya dan mendapatkan hasil yang diinginkan.

Hal ini tentunya dapat meningkatkan minat konsumen untuk melakukan pembelian meskipun mereka belum pernah membeli produk tersebut sebelumnya.

Jika konsumen sudah mulai tertarik, maka anda bisa menggunakan teknik upselling yang memberikan rekomendasi produk dengan kualitas yang lebih baik, sehingga konsumen bisa mendapatkan hasil yang maksimal meskipun dengan harga yang lebih mahal.

5. Berikan Promo atau Voucher Khusus

Pemberian promo produk menjadi langkah yang menguntungkan bagi konsumen untuk mendapatkan produk tertentu dengan harga yang lebih terjangkau serta bisa meningkatkan keuntungan penjualan produk bagi brand.

Namun untuk memberikan promo atau voucher khusus, maka penting bagi brand untuk membuat strategi tertentu untuk mendapatkan hasil promo yang maksimal

Dimana anda bisa memulainya dengan emmahami target audiens melalui data analisa untuk mengetahui preferensi konsumen untuk membuat penawaran yang tepat sasaran, sehingga anda bisa menentukan produk yang diminati konsumen dan waktu yang tepat untuk memberikan diskon.

Kemudian setelah merancang harga promo yang tepat, maka anda perlu mempromosikannya dengan menggunakan gaya bahasa yang sesuai dengan target konsumen, sehingga menarik minat konsumen untuk melakukan pembelian serta memberikan informasi yang jelas tanpa membingungkan konsumen.

Anda juga bisa mempromosikan penawaran produk melalui sosial media untuk jangkauan promosi yang lebih cepat dan tepat sasaran.

Gunakan juga jenis konten yang menarik dan mudah dipahami konsumen sehingga mereka tertarik pada penawaran yang diberikan, pastikan juga konsumen tertarik untuk membagikan informasi produk untuk meningkatkan penjualan.

Lakukan juga kolaborasi dengan influencer untuk meningkatkan jangkauan konten promosi yang lebih luas dan meningkatkan penjualan.

strategi omnichannel marketing dengan integrasi sosial media

Lakukan Integrasi Sosial Media dan Website

Integrasi sosial media dan website telah menjadi kebutuhan bagi bisnis atau pribadi, dimana mereka memiliki peran untuk meningkatkan visibilitas dan interaksi dengan audiens, sehingga tanpa integrasi yang baik akan mengurangi kehadiran di sosial media.

Berikut cara untuk mengintegrasikan sosial media dengan website untuk meningkatkan keberhasilan promosi melalui strategi omnichannel marketing.

1. Instagram

Instagram menjadi salah satu sosial media yang banyak digunakan brand untuk mempromosikan merk, produk, atau layanan yang dimiliki.

Hal ini dikarenakan Instagram memiliki jenis konten yang beragam dan bisa digunakan untuk sesuai kebutuhan promosi, salah satu jenis konten Instagram yang menonjol untuk promosi adalah konten Instagram carousel atau single foto.

DImana melalui jenis konten ini brand bisa menjelaskan promosi yang dilakukan dalam jangka waktu tertentu, apalagi dengan jumlah slide yang lebih banyak maka akan memudahkan dalam memberikan informasi yang dibutuhkan secara detail dan lengkap.

Menariknya lagi, konten Carousel tidak hanya bisa dibagikan di beranda saja, namun anda juga bisa mengubahnya dalam bentuk reels untuk jangkauan konten yang lebih luas atau disimpan di Highlight untuk kemudahan aksesnya​.

Tidak hanya itu, anda juga bisa menggunakan konten single foto untuk memberikan sorotan mengenai informasi tertentu.

Guna meningkatkan jangkauan konten dan kemudahan akses maka anda juga bisa membagikannya melalui konten story untuk memudahkan interaksi dengan konsumen.

2. Tiktok

Penggunaan Tiktok menjadi salah satu media promosi yang banyak digunakan oleh brand untuk mendekatkan diri dengan konsumen.

Hal ini dikarenakan Tiktok memiliki jumlah pengguna yang banyak dan beragam, sehingga memudahkan brand untuk memilih target konsumen yang sesuai.

Namun sebelum membuat konten di Tiktok, maka anda perlu membuat strategi promosi yang tepat agar konten anda lebih mudah diterima dan dipahami oleh konsumen.

Pertama anda perlu menentukan tujuan promosi, apakah anda ingin meningkatkan brand awareness atau interaksi dengan konsumen, penentuan tujuan ini akan membantu untuk menentukan jenis konten yang sesuai untuk mendapatkan hasil yang diinginkan.

Kemudian anda juga bisa membuat konten berdasarkan trend saat ini, dimana ini dapat membantu konten lebih mudah dilirik oleh target konsumen yang memiliki minat serupa.

Namun, pastikan bahwa konten trend yang dipilih selaras dengan branding produk, sehingga konsumen bisa memahami posisi brand anda.

Sehingga ada baiknya untuk membuat pillar konten sendiri yang dapat membantu untuk memberikan ciri khas konten yang lebih baik dan mudah dikenali oleh konsumen.

Pastikan juga untuk menggunakan profil Tiktok dengan baik untuk menempatkan tautan akun sosial media dan website brand lainnya untuk memudahkan konsumen dalam mempelajari brand anda.

3. Website Brand

Penggunaan website brand mungkin sudah jarang digunakan karena perlu optimasi yang rumit dan jangka panjang, namun penggunaan website brand masih menjadi strategi omnichannel marketing yang menguntungkan karena dapat meningkatkan kredibilitas brand saat konsumen melakukan pencarian di internet.

Di samping itu, penggunaan website brand juga memberikan media yang luas untuk mempromosikan produk dan brand melalui jenis konten yang beragam, sehingga konsumen bisa memilih sesuai kebutuhan promosi.

Tidak hanya itu, anda juga bisa menautkan platform sosial media di halaman website brand, sehingga memudahkan konsumen untuk mengunjungi saluran promosi lainnya.

Namun untuk meningkatkan promosi di website brand, maka anda perlu melakukan berbagai persiapan untuk mendapatkan hasil pemasaran yang maksimal.

Dimana anda bisa memulainya dengan membuat fitur yang sesuai kebutuhan promosi, apakah anda ingin meningkatkan brand awareness atau penjualan.

Apabila anda ingin meningkatkan brand awareness dari website brand, maka anda bisa menggunakan konten artikel yang membahas berbagai topik mengenai industri yang dimiliki, sehingga halaman website anda berada di hasil pencarian teratas dan meningkatkan kredibilitas brand.

Pastikan juga untuk melakukan optimasi terus menerus untuk mempertahankan ranking di halaman pencarian dan menjadi rekomendasi di Google.

Namun apabila anda ingin membuat website brand untuk meningkatkan penjualan, maka anda bisa membuat halaman marketplace sendiri yang memudahkan konsumen untuk melakukan jual beli dan meningkatkan penjualan produk.

Pastikan untuk melakukan analisa secara rutin untuk memastikan website brand tetap aktif dan mempertahankan jumlah pengunjung secara rutin.

4. Threads

Threads menjadi salah satu sosial media milik Meta yang tengah banyak digunakan oleh pengguna sosial media, penggunaannya yang mirip dengan X namun dengan user interface dan algoritma yang lebih mudah, memungkinkan konsumen melakukan interaksi dengan konsumen yang diinginkan dengan cepat.

Dimana anda bisa memulai membuat akun Threads dengan menghubungkannya dengan akun Instagram brand yang dimiliki, sehingga dapat meningkatkan kredibilitas akun.

Kemudian anda bisa membuat utas atau tulisan khusus untuk terhubung dengan target audiens yang diinginkan, anda juga bisa membahas topik yang relevan dengan industri untuk masuk ke percakapan dengan konsumen.

Tidak hanya itu, anda juga bisa menggunakan jenis topik yang relevan untuk memudahkan menjangkau target konsumen yang sesuai.

Guna meningkatkan interaksi dengan konsumen, maka anda juga bisa membalas konten yang sedang viral di internet, namun pastikan juga bahwa topik tersebut relevan dengan industri yang dimiliki, sehingga anda bisa meningkatkan interaksi dengan konsumen dan jangkaun konten yang lebih luas, hal ini juga membantu brand anda lebih mudah dikenal.

Pastikan juga untuk melakukan interaksi secara intens dan terus menerus agar konten anda menjangkau target audience yang lebih luas dan mendapatkan hasil konten yang maksimal.

5. Facebook

Penggunaan Facebook masih menjadi solusi interaksi terbaik untuk membangun hubungan dengan konsumen yang memiliki minat tertentu.

Hal ini dikarenakan Facebook memiliki fitur Grup, sehingga anda bisa membuat grup khusus mengenai topik atau industri yang dijalankan dan membantu untuk memudahkan interaksi dengan konsumen.

Selain itu, Facebook juga memiliki jenis konten yang beragam, mulai dari konten single foto, carousel, hingga reels yang memudahkan brand untuk melakukan interaksi dengan brand.

Namun untuk memanfaatkan Facebook untuk promosi, maka anda juga perlu membuat strategi yang tepat untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Dimana anda bisa memulainya dengan membuat akun Facebook Business yang membantu untuk meningkatkan kredibilitas brand dan memiliki fitur promosi berbayar untuk memperluas jangkauan konten.

Kemudian anda juga perlu melakukan promosi dengan menggunakan berbagai jenis konten, pastikan untuk memilih jenis konten yang dapat menyampaikan pesan dengan baik sehingga mudah dipahami oleh konsumen.

Lalu jika jumlah pengikut mulai meningkat maka anda bisa membuat grup khusus yang dapat membahas topik mengenai industri yang digeluti, sehingga konsumen bisa tergabung ke grup tersebut.

Anda juga bisa menggunakan grup tersebut untuk mempromosikan produk atau layanan yang dimiliki​ sehingga konsumen bisa mengenal produk dengan baik dan tertarik untuk mencobanya.

Pastikan juga untuk melakukan interaksi secara intens dengan mengirimkan konten secara rutin atau membalas pesan dan komentar secara rutin untuk menjaga hubungan dengan mereka.

cara membuat konten promosi untuk strtaegi omnichannel marketing

Cara Membuat Konten Promosi yang Konsisten

Membuat konten promosi yang menarik menjadi salah satu strategi untuk mempromosikan produk dengan baik, apalagi dengan banyaknya brand yang berlomba-lomba untuk mendapatkan perhatian konsumen.

Sehingga membuat konten promosi yang menarik dapat membantu untuk mempromosikan produk dengan baik, mulai dari pemilhan gaya bahasa hingga memahami target audiens.

Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membuat konten promosu yang menarik perhatian untuk meningkatkan jangkauan dan interaksi dengan target konsumen.

1. Tentukan Campaign Promosi

Langkah pertama yang perlu dilakukan dalam membuat konten promosi adalah menentukan campaign promosi, dimana penentuan ini dilakukan untuk membuat konten promosi yang relevan sesuai dengan tujuan pemasaran.

Misalnya jika anda hendak merilis produk baru, maka anda bisa membuat campaign promosi untuk mempromosikan produk yang dimiliki sehingga bisa meningkatkan penjualan.

Namun apabila anda ingin melakukan promosi untuk meningkatkan jumlah pengikut di sosial media, maka anda bisa membuat campaign promosi untuk awareness dengan strategi konten yang berbeda.

Kemudian, anda juga perlu memahami demografi target audience, misalnya rentang usia, jenis kelamin, serta kebiasaan konsumen, dimana ini dapat membantu untuk membuat strategi konten yang relevan dan mudah diterima oleh target konsumen.

Namun untuk memahami demografi target audience, anda juga perlu melakukan analisa terlebih dahulu, misalnya dengan melakukan analisa sosial media atau analisa pembelian yang dilakukan dalam jangka waktu tertentu untuk membuat konten promosi yang lebih maksimal.

Pastikan juga untuk memilih platform promosi yang tepat, mengingat setiap target demografi memiliki tempat interaksi yang berbeda, sehingga anda perlu menyesuaikannya untuk mendaptkan hasil promosi yang maksimal.

Misalnya jika target konsumen anda berasal dari kalangan konsumen anak muda dan orang dewasa, maka menggunakan platform sosial media seperti Instagram, Facebook, atau Tiktok bisa menjadi tempat yang tepat untuk melakukan promosi produk secara maksimal.

2. Buat Pillar Content

Dalam membuat konten promosi untuk campaign produk, memiliki content pillar penting untuk dilakukan agar anda membuat konten promosi yang konsisten selama campaign promosi.

Namun untuk membuat pilar content yang menarik perhatian, maka anda perlu membuat strategi yang tepat untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Dimana anda bisa memulainya dengan memahami jenis campaign promosi yang akan dilakukan, apakah anda ingin meningkatkan awareness atau penjualan produk?

Kemudian, anda juga perlu menentukan target audience yang dituju untuk memahami jenis konten yang sesuai agar konten promosi menjadi lebih maksimal, pastikan juga untuk memilih 3-5 topik utama yang akan dimasukkan ke dalam pillar content yang membahas topik tersebut.

Misalnya jika anda hendak membuat pillar content mengenai make up dari bahan organik, maka anda bisa menjelaskan tiga manfaatnya yang menjadi pilar content terse​but.

Lalu gunakan variasi konten yang beragam agar menghibur namun tetap memberikan edukasi produk dengan pendekatan yang tepat, misalnya anda bisa melakukan kolaborasi konten hiburan, interaksi, edukasi, dan testimoni di waktu yang bersamaan, sehingga konten anda dapat menarik perhatian target audience.

Kemudian kembangkan tiga topik besar tersebut menjadi beberapa topik kecil yang diolah ke dalam beberapa konten kecil yang kemudian dimasukkan ke dalam kalender konten.

Pembagian konten ini dilakukan untuk memastikan alur konten berjalan dengan baik dari awal promosi hingga akhir untuk mendapatkan hasil promosi yang maksimal.

Annisa Ismi, Penulis Konten Profesional yang berpengalaman 3+ tahun dalam dunia kepenulisan dan berdedikasi di Upgraded.id. Kemampuan utama, SEO dan Content Writing.

You might also like